lenterakalimantan.com, TANJUNG – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tabalong mencatatkan capaian positif dalam realisasi anggaran tahun 2025.
Hingga 31 Desember tadi, penyerapan belanja daerah terdata telah mencapai 83 persen dari total pagu anggaran, yang menunjukkan efektivitas pelaksanaan program kerja di seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
“Dari total anggaran Rp3,5 Triliun, terealisasi sebesar Rp2,9 Triliun, atau 83,116 persen,” ujar Kepala BPKAD Tabalong, Husin Ansari, Kamis (8/1/2025).
Husin menyebut dari seluruh SKPD Tabalong, serapannya rata-rata di atas 80 persen, tapi ada dua yang tidak mencapai angka tersebut karena sejumlah alasan.
Sementara SKPD serapan anggaran paling tinggi ialah BPKAD sendiri dengan capaian 91,72 persen. Selain itu untuk tingkat kecamatan ada Kecamatan Haruai di angka 92,63 persen.
Ditambahkannya, ada sejumlah pekerjaan yang belum selesai karena pemberian kesempatan. Kemudian masih ada pula beberapa pekerjaan yang berlanjut dengan pemberian penalti.
“Jadi per 31 Desember 2025 ada 20 berkas yang ditolak bank karena melewati waktu. Itu akan kami bayarkan di pergeseran anggaran sekitar bulan Maret 2026,” ungkapnya.
Editor: Rizki


