Selain Presiden, sejumlah menteri kabinet, gubernur, bupati dan wali kota, serta perwakilan penyelenggara Sekolah Rakyat dari berbagai daerah di Indonesia dijadwalkan turut hadir dalam agenda nasional tersebut.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Pemerintah Provinsi Kalsel juga menyiapkan skema pengamanan lalu lintas, termasuk pembatasan operasional kendaraan berat di jalur yang dilalui rombongan Presiden.
“Pada hari Senin, jalur yang dilalui Presiden akan kita sterilkan dari truk. Kendaraan berat akan dihentikan sementara dan baru diperbolehkan melintas kembali pada sore hari agar tidak terjadi kemacetan,” jelasnya.
Selain itu, pengaturan parkir disiapkan di sejumlah titik, termasuk kawasan Jalan Trikora yang dinilai memiliki kapasitas memadai untuk menampung kendaraan tamu undangan.
BACA JUGA : Ombudsman Kalsel Ingatkan Bantuan Banjir Harus Merata
Terkait agenda Presiden selama berada di Kalsel, Muhidin menyampaikan bahwa Presiden dijadwalkan fokus pada peresmian Sekolah Rakyat. Sementara peninjauan lokasi terdampak banjir telah diwakili oleh Wakil Presiden RI.
“Presiden datang untuk meresmikan Sekolah Rakyat se-Indonesia di Kalimantan Selatan. Ini merupakan penghargaan luar biasa bagi daerah kita,” pungkasnya.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Pangdam XXII/Tambun Bungai, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Selatan, serta seluruh kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Editor : Tim Redaksi


