lenterakalimantan.com, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) di bawah kepemimpinan Gubernur Kalimantan Timur Dr. H. Rudy Mas’ud (Harum) bersama Wakil Gubernur H. Seno Aji terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam penyediaan penerangan listrik di wilayah daerah.
Salah satu langkah yang didorong adalah penguatan kolaborasi antara Pemprov Kaltim dan PT PLN (Persero), terutama dalam pengembangan jaringan kelistrikan. Kerja sama ini juga membuka peluang keterlibatan perusahaan daerah (Perusda) yang bergerak di bidang kelistrikan guna mempercepat perluasan jaringan listrik, termasuk ke wilayah pedalaman yang belum terjangkau.
“Kami memiliki Perusda kelistrikan. Ini bisa dikolaborasikan dalam pengembangan jaringan listrik agar pelayanan penerangan di Kalimantan Timur semakin baik. Dari sisi ekonomi masyarakat sebenarnya cukup mapan, namun kendala utama masih pada infrastruktur, khususnya akses jalan yang berdampak pada pembangunan transmisi listrik,” ujar Gubernur Harum saat menerima audiensi manajemen PLN UID Kaltimra yang dipimpin General Manager Muchamad Chaliq Fadil di Ruang Rapat Gubernur Kaltim, Samarinda, pekan lalu.
Gubernur Harum menegaskan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan antara Pemprov Kaltim dan PLN. Melalui sinergi tersebut, diharapkan berbagai kebutuhan dalam pengembangan ketenagalistrikan dan pemerataan penerangan listrik di daerah dapat difasilitasi secara optimal.
Menurutnya, hingga saat ini masih terdapat sekitar 100 desa di Kalimantan Timur yang belum teraliri listrik, sehingga menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
“Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat untuk mendorong pemerataan penerangan listrik. Wilayah pesisir, mulai dari Muara Pantuan hingga Tani Baru, harus dapat merasakan layanan listrik yang memadai. Harapannya, kolaborasi ini juga melahirkan solusi konkret, termasuk pemanfaatan energi baru terbarukan,” tegasnya.
Sementara itu, General Manager PT PLN UID Kaltimra Muchamad Chaliq Fadil menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus penyampaian laporan program kerja PLN di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Ia menyebutkan, pada tahun 2026, PLN UID Kaltimra menargetkan 41 desa dapat menikmati penerangan listrik pada Maret mendatang melalui dukungan anggaran APBN. Hingga kini, dua desa di wilayah Melak dan Berau telah berhasil terkoneksi dengan jaringan listrik.
Audiensi tersebut turut dihadiri Sekretaris Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim Hadi Suwito, serta dari unsur PLN hadir General Manager PLN UIP KLT Basuki Widodo.


