lenterakalimantan.com — Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (17/1/2026), saat menjalankan penerbangan dari Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta menuju Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan.
Pesawat dengan registrasi PK-THT itu terakhir terpantau di wilayah Kabupaten Maros pada fase pendekatan pendaratan ketika kontak komunikasi tiba-tiba terputus setelah ATC memberi instruksi koreksi jalur.
Dikutip dari ANTARA, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengonfirmasi bahwa pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak tersebut bukan penerbangan komersial biasa, melainkan pesawat patroli yang digunakan KKP untuk misi pengawasan laut dan sumber daya kelautan.
Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) menyatakan pihaknya juga akan menerjunkan personel untuk turut membantu pencarian di lokasi kejadian.
Jumlah Penumpang Masih di Tahap Verifikasi
Menurut data otoritas, pesawat membawa 10 orang yang terdiri dari awak dan penumpang. Data ini masih berada dalam proses verifikasi petugas di lapangan.
Saat ini operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terus digelar oleh tim gabungan dari Basarnas, TNI AU, Polri, AirNav, serta unsur KKP. Titik pencarian difokuskan di pegunungan kapur Bantimurung, Desa Leang-Leang, Kabupaten Maros, di mana koordinat terakhir pesawat diketahui.
Medan pencarian tergolong berat karena kondisi topografi dan cuaca, namun helikopter, tim darat, serta alat pencarian terus dikerahkan untuk menemukan pesawat dan memastikan keselamatan awak serta penumpang.
Kronologi Hilang Kontak Pesawat Menuju Makassar
Pesawat ATR 42-500 berangkat dari Yogyakarta dan saat mendekati Makassar, radar ATC mendeteksi pesawat menyimpang dari jalur pendekatan standar. Setelah beberapa instruksi koreksi diberikan, kontak dengan pesawat hilang secara tiba-tiba sebelum pendaratan.
Hingga kini penyebab hilangnya kontak masih belum dipastikan. Pihak berwenang terus berkoordinasi menyusul perkembangan terbaru dari pencarian.
Editor: Rizki












