• Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Kabupaten Banjar
      • Balangan
      • Hulu Sungai Selatan
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tabalong
      • Tanah Bumbu
      • Tanah Laut
      • Sukamara
      • Tapin
    • KALIMANTAN TENGAH
      • Palangka Raya
      • Pulang Pisau
      • Seruyan
      • Murung Raya
      • Kotawaringin Timur
      • Barito Selatan
      • Kotawaringin Barat
      • Katingan
      • Kapuas
      • Gunung Mas
      • Barito Utara
      • Barito Timur
    • KALIMANTAN TIMUR
      • Samarinda
      • Bontang
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Mahakam Ulu
      • Kutai Timur
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
    • KALIMANTAN BARAT
      • Sambas
      • Mempawah
      • Sanggau
      • Ketapang
      • Sintang
      • Kapuas Hulu
      • Bengkayang
      • Landak
      • Sekadau
      • Melawi
      • Kayong Utara
      • Kubu Raya
      • Pontianak
      • Singkawang
    • KALIMANTAN UTARA
      • Bulungan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Tarakan
      • Tana Tidung
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Reading: Wacana Pilkada Tak Langsung Dinilai Ancam Hak Pilih, PDIP Soroti Arah Demokrasi
Share
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Font ResizerAa
  • Berita
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN BARAT
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN UTARA
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Opini
Search
  • Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
    • KALIMANTAN TENGAH
    • KALIMANTAN TIMUR
    • KALIMANTAN BARAT
    • KALIMANTAN UTARA
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Follow US
Copyright © 2024 Lentera Kalimantan By LIMBO. All Rights Reserved.
Home Wacana Pilkada Tak Langsung Dinilai Ancam Hak Pilih, PDIP Soroti Arah Demokrasi
KALIMANTAN TIMUR

Wacana Pilkada Tak Langsung Dinilai Ancam Hak Pilih, PDIP Soroti Arah Demokrasi

Muhammad Tamyiz
Muhammad Tamyiz
Share
3 Min Read
SHARE

lenterakalimantan.com, SAMARINDA – Menguatnya kembali wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD dinilai berpotensi menggeser arah demokrasi yang telah dibangun sejak era Reformasi. PDI Perjuangan menilai, perubahan mekanisme tersebut tidak hanya soal tata kelola politik, tetapi menyentuh langsung hak dasar masyarakat sebagai pemegang kedaulatan.

Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, menegaskan bahwa hak memilih kepala daerah secara langsung merupakan hasil perjuangan panjang demokrasi yang tidak boleh ditarik mundur. Menurutnya, Pilkada langsung menjadi ruang bagi rakyat untuk menentukan kepemimpinan daerah tanpa intervensi kepentingan elite.

“Pemilihan langsung itu lahir dari semangat reformasi dan dijamin konstitusi. Jangan sampai ada kebijakan yang justru membawa kita mundur,” kata Ananda, Rabu (14/1/2026).

Ia mengingatkan, alasan efisiensi anggaran yang kerap dikemukakan tidak dapat dijadikan pembenaran untuk mengubah sistem pemilihan. Ananda menilai, persoalan mahalnya biaya politik lebih tepat diselesaikan melalui perbaikan pengawasan dan penegakan hukum.

Menurutnya, praktik politik uang dan penyalahgunaan kekuasaan menjadi faktor utama membengkaknya ongkos Pilkada. Karena itu, memperkuat peran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dinilai jauh lebih relevan dibandingkan mengalihkan hak pilih rakyat ke DPRD.

“Kalau pengawasan berjalan tegas, biaya politik bisa ditekan tanpa harus mencabut hak konstitusional masyarakat,” ujarnya.

Ananda juga menanggapi pandangan yang menyebut DPRD memiliki legitimasi untuk memilih kepala daerah karena dipilih rakyat. Ia menegaskan, mandat legislatif tidak dapat disamakan dengan mandat eksekutif, sehingga hak memilih kepala daerah tetap melekat langsung pada rakyat.

“Hak memilih pemimpin daerah itu bukan mandat yang bisa diwakilkan,” tegasnya.

Terkait anggapan bahwa Pilkada langsung hanya menguntungkan partai besar, Ananda menilai persepsi tersebut keliru. Ia menekankan bahwa kualitas kepemimpinan justru lebih terjamin ketika masyarakat diberi ruang menilai rekam jejak dan kapasitas calon secara terbuka.

Dalam dinamika politik nasional, Ananda menegaskan sikap PDI Perjuangan sebagai kekuatan penyeimbang dalam pemerintahan. Kritik terhadap wacana Pilkada tak langsung, menurutnya, merupakan bagian dari mekanisme checks and balances, bukan bentuk oposisi kaku.

“Kalau kebijakan berpihak pada rakyat, tentu kami dukung. Tapi kalau berpotensi merugikan rakyat, kami wajib mengingatkan,” katanya.

Menutup pernyataannya, Ananda berharap kesadaran politik masyarakat di Kalimantan Timur terus meningkat. Partisipasi pemilih yang tinggi dinilai menjadi indikator penting bagi tumbuhnya demokrasi yang sehat dan berkualitas di daerah.

Editor : Tim Redaksi

Terpopuler

DPRD Kalsel
DPRD Kalsel Setujui Usulan DOB Tanah Kambatang Lima
KALIMANTAN SELATAN
Woow! Kopi Robusta Mangkara Dikembangkan di Tanah Laut
Berita
Hutan Galam Jadi Penambah Indahnya Panorama Alam Pantai JBG
Berita
Di Luar Areal Tambang, JBG Hijaukan DAS Tahura Seluas 3251 Hektar
Berita
Mehbob Menilai Kubu Muldoko Produksi Kebohongan Baru
Berita

You Might Also Like

Gubernur Kaltim Tegaskan Komitmen Pendidikan Gratis Hingga S3 Lewat Program Gratispol

Hj Syarifah Suraidah Resmi Jabat Ketua Dekranasda Kaltim Periode 2025-2030

Pemilu 2024 Berjalan Kondusif, Legislator Suripno Sumas Berharap Berlanjut di Pilkada Mendatang

Pemkab Tala Gelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2025

Presiden Prabowo Resmikan RDMP Balikpapan, Kapasitas Kilang Naik Jadi 360 Ribu Barel per Hari

CIMB Niaga Konsisten Berdayakan UMKM Indonesia Timur melalui Community Link #JadiBerkelanjutan Musim Ketiga

Pencuri dan Penghina Ulama Diringkus Pihak Polresta Samarinda

Gubernur Kaltim Batalkan Mobil Dinas Baru Senilai Rp8,49 Miliar

Gratispol Pendidikan Dievaluasi, Gubernur Kaltim Siapkan 159 Ribu Kuota Beasiswa

Ahmad Fadhil Bawa Nama Indonesia di MTQ Internasional, Gubernur Kaltim Dampingi Langsung di Maroko

TAGGED:dprdPilkadaSamarinda
Share This Article
Facebook X Flipboard Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Gubernur Harum Kunjungi Sultan Kutai, Gubernur Harum : Saya Dilahirkan dari Keluarga yang Memiliki Adat Istiadat Tata Krama Etika dan Sopan Santun
Next Article Guru Guru SMK di Jambi Dikeroyok Siswa, Video Viral: Ini Kronologi Versi Guru

Latest News

OJK
OJK: Kinerja Sektor Jasa Keuangan Tetap Stabil di Tengah Ketidakpastian Global
Ekonomi Mei 5, 2026
Wali Kota Yamin
Wali Kota Yamin Perintahkan Penertiban Kabel Semrawut
KALIMANTAN SELATAN Mei 5, 2026
dayak
Gubernur Kalteng Perkuat Silaturahmi dengan Tokoh Dayak Kaltim di Balikpapan
KALIMANTAN TENGAH Mei 5, 2026
triwulan
Ekonomi Kalteng Tumbuh 3,79 Persen selama Triwulan I 2026
KALIMANTAN TENGAH Mei 5, 2026
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Follow US
© 2026 Lentera Kalimantan. All Rights Reserved. Designed by HCD
  • INFO REDAKSI
  • Contact Us
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Kode Etik
  • SOP WARTAWAN
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?