lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Era di mana duta wisata hanya menjadi pemanis dalam acara seremonial resmi berakhir di Kabupaten Tanah Laut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat kini menetapkan standar baru: Putra-Putri Pariwisata harus bertransformasi menjadi aktor intelektual di balik pesatnya ekonomi kreatif daerah.
Visi besar ini ditegaskan dalam prosesi pelantikan Pengurus Anjungan Putra-Putri Pariwisata Kabupaten Tanah Laut yang digelar di Gedung Sarantang Saruntung, Jumat (13/02/2026). Langkah ini menandai pergeseran drastis dalam cara pemerintah daerah memanfaatkan potensi pemudanya.
Jika sebelumnya tugas utama duta wisata sering kali terbatas pada penyambutan tamu VIP, kini mereka diminta untuk “turun gunung”. Mereka ditantang untuk menggali kekayaan lokal dan mengemasnya agar memiliki nilai jual tinggi bagi kesejahteraan masyarakat luas.
Mewakili Bupati Tanah Laut, Masturi, selaku Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, memberikan wejangan tajam bagi para pengurus baru. Ia menekankan bahwa di era digital yang serba cepat, tanggung jawab mereka bukan lagi sekadar menjaga citra, melainkan memacu kemajuan.
”Amanah yang diemban bukan sekadar gelar atau simbol, melainkan tanggung jawab besar sebagai duta inspirasi, duta kreativitas, dan duta kemajuan pariwisata daerah,” tegas Masturi.
Agar organisasi ini memberikan dampak nyata dan tidak terjebak dalam rutinitas tanpa hasil, terdapat lima poin utama yang wajib dijalankan. Yakni proaktif menciptakan peluang, sinergi lintas sektor, representasi budaya, optimalisasi media digital, dan orientasi kesejahteraan.
Pemerintah juga berharap pariwisata tidak hanya menjadi objek foto yang cantik, melainkan sebuah ekosistem yang mandiri secara finansial.
”Jadilah generasi yang tidak hanya bangga mempromosikan keindahan alam dan budaya daerah, tetapi juga mampu mengolahnya menjadi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat,” tambah Masturi.
Ia meyakini bahwa kunci sukses kemajuan wisata daerah ada pada tangan kreatif para pemuda. Melalui semangat kebersamaan, mereka diharapkan mampu menjadi motor utama yang menggerakkan roda ekonomi kreatif Tanah Laut di masa depan.
Editor: Rizki


