lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Di tengah dinamika pasar keuangan yang penuh ketidakpastian, muncul kekuatan baru yang mulai mendominasi pasar modal Indonesia, yakni investor muda.
Fenomena ini tak hanya terlihat dari meningkatnya jumlah investor, tetapi juga dari keberanian generasi muda dalam melihat peluang di tengah fluktuasi pasar.
Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia Kalimantan Selatan, Yuniar, menyebut generasi muda kini menjadi motor pertumbuhan pasar modal domestik.
Menurutnya, karakter anak muda yang adaptif terhadap teknologi dan cepat dalam menangkap peluang menjadi faktor utama meningkatnya partisipasi mereka.
“Ketika pasar tidak stabil, justru investor melihat ini sebagai peluang,” ujarnya.
Ia menambahkan, kemudahan akses investasi melalui platform digital serta gencarnya edukasi keuangan turut mendorong minat generasi muda untuk mulai berinvestasi sejak dini.
Hingga April 2026, jumlah investor pasar modal Indonesia telah menembus sekitar 26,12 juta Single Investor Identification (SID). Dari jumlah tersebut, mayoritas didominasi oleh investor domestik, dengan kontribusi besar dari kelompok usia muda.
Fenomena ini dinilai menjadi sinyal positif bagi masa depan pasar modal Indonesia. Dengan basis investor yang kuat sejak usia muda, pasar diharapkan semakin stabil dan tidak terlalu bergantung pada investor asing.
“Ini adalah kekuatan terpendam. Dalam lima sampai sepuluh tahun ke depan, pasar modal kita memiliki fondasi investor yang kuat sejak usia muda,” jelasnya.
Di tengah ketidakpastian global, optimisme dari generasi muda ini menjadi penyeimbang yang penting. Bukan hanya sebagai pelaku pasar, tetapi juga sebagai penentu arah pertumbuhan pasar modal Indonesia ke depan.
Penulis: Eva Rizkiyana
Editor: Rizki


