Selain itu, Gubernur meminta jajaran pemerintah daerah terus memantau perkembangan inflasi di Kalimantan Selatan agar langkah pengendalian dapat dilakukan secara tepat.
Dalam bidang kepegawaian, Muhidin menegaskan pengisian jabatan di lingkungan SKPD akan mempertimbangkan kompetensi aparatur.
“Kita ingin memastikan setiap jabatan diisi oleh SDM yang kompeten dan terbaik di bidangnya agar kinerja SKPD semakin optimal,” katanya.
Terkait perencanaan anggaran 2027, Muhidin menyebut kondisi geopolitik global turut memengaruhi kemampuan anggaran daerah. Karena itu, ia meminta seluruh SKPD menyusun program berdasarkan skala prioritas.
“Kegiatan yang dipilih harus benar-benar prioritas dan berdampak langsung kepada masyarakat agar anggaran dapat digunakan secara efektif dan efisien,” ujarnya.
Senada dengan Gubernur, M Syarifuddin meminta SKPD terus berinovasi untuk meningkatkan kinerja pemerintah daerah sekaligus membuka peluang memperoleh insentif fiskal dari pemerintah pusat.
“Kami berharap seluruh SKPD mampu berinovasi dan menciptakan program yang berdampak sehingga dapat memperoleh apresiasi maupun insentif fiskal dari pemerintah pusat,” kata Syarifuddin.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri seluruh pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Editor: Tim Redaksi


