lenterakalimantan.com, TABALONG – Jajaran Polsek Tanta terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Salah satunya melalui pemantauan perkembangan tanaman jagung pakan hibrida yang dikelola Kelompok Tani (Poktan) Panca Warga di Desa Padang Panjang, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong.
Kapolsek Tanta, Ipda Aris Sufahriyadi, SH, MH, didampingi Kanit Samapta Aiptu Riza Hidayat dan Bhabinkamtibmas Desa Padang Panjang Aipda M.Z. Filany, melakukan pengecekan langsung ke lahan pertanian seluas 3 hektare pada Senin (8/6/2026).
Lahan tersebut ditanami jagung pakan hibrida varietas RK 19 dan dikelola oleh Ketua Poktan Panca Warga, Maryoto, seluas 1 hektare serta H. Mawardi seluas 2 hektare.
Dari hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung yang telah berusia sekitar tiga minggu menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. Tinggi tanaman berkisar antara 35 hingga 50 sentimeter dengan pertumbuhan yang merata di seluruh areal pertanian.
Selain pertumbuhan batang yang optimal, kondisi tanaman juga terlihat subur dan sehat. Ketersediaan air dinilai mencukupi berkat kombinasi sistem tadah hujan dan pemanfaatan aliran anak sungai yang dialirkan ke lahan menggunakan mesin pompa serta jaringan pipa.
Petani setempat menerapkan pola tanam kombinasi, yakni sistem monokultur dan tumpang sari, guna memaksimalkan produktivitas lahan.
Berdasarkan hasil pengecekan, faktor pengairan yang memadai serta waktu tanam yang sesuai musim menjadi pendukung utama keberhasilan pertumbuhan tanaman. Jika kondisi cuaca tetap mendukung dan perawatan berjalan optimal, panen diperkirakan dapat dilakukan pada September 2026 mendatang.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, SIK, MH, M.Tr.Opsla melalui Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Heri Siswoyo, SH, MH, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program pemerintah di sektor pertanian.
“Polri berkomitmen mendukung program ketahanan pangan melalui kegiatan monitoring dan pendampingan kepada kelompok tani. Diharapkan sinergi yang terjalin dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat,” ujar Iptu Heri.
Ia menambahkan, pendampingan yang dilakukan tidak hanya pada tahap penanaman, tetapi juga mencakup proses pemeliharaan hingga masa panen guna memastikan hasil pertanian dapat berkembang secara optimal.
Editor: Muhammad Tamyiz


