lenterakalimantan.com, MARABAHAN – Perjalanan pengabdian selama lebih dari 31 tahun di dunia pendidikan resmi ditutup oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala, Lulut Widiyanto Putro, S.Pd., M.M. Menjelang purna tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), ia mengenang perjalanan karier yang dimulai dari seorang guru honorer hingga dipercaya menduduki jabatan strategis di lingkungan Dinas Pendidikan.
Lulut mengawali pengabdiannya di Kalimantan Selatan pada 1994. Saat itu, lulusan Pendidikan Geografi tersebut mengajar sebagai guru honorer di empat sekolah di Kota Banjarmasin, yakni SMA Negeri 5 Banjarmasin, SMA PGRI 5 Banjarmasin, SMA PGRI 6 Banjarmasin, dan SMA Rajawali. Dalam sepekan, ia mengajar hingga 56 jam pelajaran.
Setahun kemudian, tepatnya pada 1995, Lulut lulus sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan ditempatkan di SMA Negeri 1 Anjir Pasar. Karena sekolah tersebut masih dalam tahap pembangunan, ia terlebih dahulu mengajar selama enam bulan di SMA Negeri 1 Marabahan sebelum akhirnya bertugas di SMA Negeri 1 Anjir Pasar selama kurang lebih 10 tahun.
Atas dedikasi yang ditunjukkan, pada April 2006 ia dipercaya menjadi Kepala SMA Negeri 1 Tamban. Jabatan itu diembannya selama sekitar tujuh tahun enam bulan, sebelum kembali mendapat amanah sebagai Kepala SMA Negeri 1 Marabahan.
Menurut Lulut, berbagai perubahan yang dilakukan bersama seluruh warga sekolah saat memimpin SMA Negeri 1 Marabahan mendapat apresiasi dari masyarakat maupun pemerintah daerah.
Kariernya kemudian berlanjut ke Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala. Pada 1 Februari 2019, ia dipercaya menjabat Kepala Bidang Pembinaan SMP. Saat terjadi perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) pada 2020, ia turut meletakkan dasar pembinaan guru dan tenaga kependidikan melalui pembentukan Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).
Selanjutnya, pada September 2022, Lulut dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala. Di posisi tersebut, ia mengaku salah satu tantangan terbesar adalah menyelesaikan berbagai temuan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Inspektorat yang telah berlangsung sejak 2008.
Ia mengungkapkan, pada periode 2022 hingga 2024 terdapat sekitar 52 temuan yang harus diselesaikan. Berkat koordinasi dan kerja sama seluruh bidang di Dinas Pendidikan, hingga 2025 hanya tersisa empat temuan, dengan tiga di antaranya telah ditindaklanjuti dan tinggal menunggu hasil evaluasi BPK.
Selain itu, pembenahan tata kelola Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) juga menjadi perhatian. Regulasi yang diterapkan mampu menekan jumlah temuan administrasi di satuan pendidikan. Jika sebelumnya temuan cukup banyak ditemukan, pada pemeriksaan terakhir tahun 2025 hanya tiga sekolah yang masih memiliki temuan administrasi dan seluruhnya telah ditindaklanjuti.
Menjelang purna tugas, Lulut menitipkan pesan kepada seluruh ASN, guru, dan tenaga kependidikan agar terus menjaga semangat pengabdian, meningkatkan kompetensi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia juga mengingatkan seluruh aparatur untuk bekerja secara profesional dan menjauhi persoalan hukum yang dapat menghambat pelaksanaan tugas.
Di bawah kepemimpinan Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi, Lulut berharap sinergi antara pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, dan seluruh satuan pendidikan terus diperkuat demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Barito Kuala.
“Mari kita bekerja dengan semangat, mempertahankan prestasi yang sudah ada, meningkatkan kompetensi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Mudah-mudahan setiap pengabdian yang kita lakukan menjadi amal ibadah dan membawa kemajuan bagi pendidikan di Barito Kuala,” pesannya.
Suasana penyampaian pesan perpisahan itu ditutup dengan penuh kehangatan. Saat ditanya mengenai rencana setelah pensiun, Lulut hanya tersenyum sambil tertawa, enggan menjawab serius pertanyaan tersebut. Momen sederhana itu menjadi penutup perjalanan panjang seorang pendidik yang telah mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk dunia pendidikan di Kabupaten Barito Kuala.
Penulis : Tamyiz


