• Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Kabupaten Banjar
      • Balangan
      • Hulu Sungai Selatan
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tabalong
      • Tanah Bumbu
      • Tanah Laut
      • Sukamara
      • Tapin
    • KALIMANTAN TENGAH
      • Palangka Raya
      • Pulang Pisau
      • Seruyan
      • Murung Raya
      • Kotawaringin Timur
      • Barito Selatan
      • Kotawaringin Barat
      • Katingan
      • Kapuas
      • Gunung Mas
      • Barito Utara
      • Barito Timur
    • KALIMANTAN TIMUR
      • Samarinda
      • Bontang
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Mahakam Ulu
      • Kutai Timur
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
    • KALIMANTAN BARAT
      • Sambas
      • Mempawah
      • Sanggau
      • Ketapang
      • Sintang
      • Kapuas Hulu
      • Bengkayang
      • Landak
      • Sekadau
      • Melawi
      • Kayong Utara
      • Kubu Raya
      • Pontianak
      • Singkawang
    • KALIMANTAN UTARA
      • Bulungan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Tarakan
      • Tana Tidung
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Reading: Transformasi Teknologi Rampung, Nasabah BSI Catatkan Rekor
Share
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Font ResizerAa
  • Berita
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN BARAT
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN UTARA
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Opini
Search
  • Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
    • KALIMANTAN TENGAH
    • KALIMANTAN TIMUR
    • KALIMANTAN BARAT
    • KALIMANTAN UTARA
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Follow US
Copyright © 2024 Lentera Kalimantan By LIMBO. All Rights Reserved.
Home Transformasi Teknologi Rampung, Nasabah BSI Catatkan Rekor
Ekonomi

Transformasi Teknologi Rampung, Nasabah BSI Catatkan Rekor

Ikhsan Makkawali
Ikhsan Makkawali
Share
5 Min Read
Syariah
Foto: Humas Bank Syariah Indonesia
SHARE

lenterakalimantan.com, JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat jumlah nasabah sebanyak 24,3 juta hingga Juni 2026. Jumlah tersebut merupakan yang tertinggi sejak BSI berdiri dan menjadi salah satu indikator pertumbuhan basis nasabah perseroan. Pertumbuhan jumlah nasabah mulai terlihat sejak Januari 2026. Setelah transformasi teknologi selesai pada Mei 2026, jumlah nasabah BSI tumbuh lebih dari 200 ribu per bulan.

Contents
Kinerja KeuanganTeknologi Jadi Fondasi Pertumbuhan

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, mengatakan penguatan teknologi yang dilakukan perseroan dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas sistem teknologi informasi, tetapi juga memperbaiki pengalaman transaksi nasabah.

“Teknologi bukan lagi sekadar fungsi pendukung operasional. Bagi BSI, teknologi telah menjadi mesin pertumbuhan bisnis. Semakin baik pengalaman nasabah, semakin tinggi tingkat kepercayaan, semakin besar akuisisi nasabah, dan semakin luas peluang untuk mengembangkan seluruh ekosistem layanan keuangan syariah,” ujar Anggoro seperti di kutip dari siaran pers resmi BSI.

Menurut Anggoro, penguatan kapabilitas teknologi meningkatkan kapasitas sistem BSI sehingga mampu mengakomodasi pertumbuhan volume transaksi dan jumlah pengguna layanan digital.

Pertumbuhan tersebut juga didukung pengembangan layanan digital melalui BYOND by BSI. Platform tersebut menjadi salah satu kanal transaksi nasabah dengan berbagai layanan perbankan syariah. Sepanjang 2026, BYOND by BSI mencatat 1 miliar akses login.

Melalui BYOND by BSI, nasabah dapat mengakses berbagai layanan, mulai dari transaksi harian, investasi, pembiayaan, pengelolaan emas, hingga layanan haji dalam satu platform digital.

BSI juga mengembangkan Hasanah KKI Card Digital sebagai kartu KKI syariah berbasis digital untuk memperluas akses pembiayaan ritel. Melalui layanan tersebut, nasabah dapat mengakses pembiayaan tanpa kartu fisik melalui aplikasi BYOND by BSI.

Limit pembiayaan yang tersedia berkisar Rp4 juta hingga Rp100 juta. Fitur yang ditawarkan antara lain cicilan 0 persen, sumber dana pembayaran melalui QRIS, pemantauan limit dan tagihan, riwayat transaksi, serta notifikasi transaksi secara real time.

Selain itu, BYOND by BSI memiliki sejumlah fitur lain, seperti Nabung Rutin Haji, Gadai dari Cicil Emas yang akan lunas, serta pembukaan rekening yang terintegrasi dengan tabungan emas dan tabungan haji. Platform tersebut juga menyediakan fitur BYOND Affiliate untuk program referral.

Penguatan layanan digital turut memperluas ekosistem bisnis BSI. Hingga Juni 2026, perseroan melayani 7,69 juta nasabah haji, 1,22 juta nasabah emas, 594,6 ribu nasabah cicil emas, dan 209,7 ribu nasabah gadai emas. Selain itu, jumlah merchant QRIS yang dilayani mencapai lebih dari 585 ribu.

BSI juga memiliki kombinasi lisensi sebagai bank syariah dan bank emas (bulion). Perseroan menyebut kombinasi tersebut turut mendukung pengembangan layanan dan akuisisi nasabah melalui kanal digital.

Kinerja Keuangan

Pertumbuhan basis nasabah berjalan seiring dengan kinerja keuangan BSI. Hingga Juni 2026, perseroan membukukan laba bersih Rp4,16 triliun, tumbuh 11 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 22 persen menjadi Rp393 triliun. Pertumbuhan tersebut didorong peningkatan dana murah atau current account savings account (CASA) yang mencapai Rp238 triliun.

CASA terdiri atas tabungan sebesar Rp173 triliun dan giro Rp65,5 triliun. Peningkatan dana murah tersebut turut menurunkan cost of fund (CoF) menjadi 2,19 persen.

Di sisi intermediasi, pembiayaan BSI tumbuh di berbagai segmen. Pembiayaan wholesale mencapai Rp95 triliun, pembiayaan ritel dan UMKM Rp55,83 triliun, sedangkan pembiayaan konsumer mencapai Rp189,25 triliun.

Kualitas pembiayaan tetap terjaga dengan rasio non-performing financing (NPF) gross sebesar 1,80 persen dan NPF net sebesar 0,33 persen.

Pendapatan berbasis biaya atau fee based income meningkat 38,15 persen menjadi Rp4,1 triliun. Pertumbuhan tersebut didorong oleh perkembangan ekosistem bisnis BSI, termasuk bisnis emas dan transaksi digital.

Sementara itu, total aset BSI mencapai Rp464,5 triliun hingga Juni 2026, tumbuh 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Teknologi Jadi Fondasi Pertumbuhan

Anggoro mengatakan pertumbuhan jumlah nasabah bukan merupakan tujuan akhir perseroan, melainkan menjadi dasar untuk memperluas hubungan dengan nasabah melalui berbagai layanan keuangan syariah.

“Dengan fondasi teknologi yang semakin kuat, kapasitas sistem yang semakin andal, dan basis nasabah yang terus bertambah, kami memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan pendalaman hubungan dengan nasabah melalui berbagai solusi keuangan syariah,” kata Anggoro.

Menurut dia, ke depan BSI tidak hanya berfokus pada pertumbuhan jumlah nasabah, tetapi juga meningkatkan nilai layanan melalui produk digital yang relevan, mudah digunakan, dan terintegrasi.

Sumber: Siaran Pers
Editor: Tim Redaksi

Terpopuler

hibah
Dukung Keagamaan dan Pendidikan, Pemkab Tabalong Salurkan Dana Hibah dan Beasiswa Luar Negeri
KALIMANTAN SELATAN
Woow! Kopi Robusta Mangkara Dikembangkan di Tanah Laut
Berita
Hutan Galam Jadi Penambah Indahnya Panorama Alam Pantai JBG
Berita
Di Luar Areal Tambang, JBG Hijaukan DAS Tahura Seluas 3251 Hektar
Berita
Mehbob Menilai Kubu Muldoko Produksi Kebohongan Baru
Berita

You Might Also Like

Jokowi: Selamat Tahun Baru Islam 1445 Hijriah

Bahrul Ilmi-Herman Susilo Kantongi Surat Rekomendasi PKB

Didukung BSI, FWE Kalsel Tebar Sembako Gratis Untuk Warga Pra Sejahtera

Bank Muamalat Incar Incar Volume Penjualan Bancassurance Naik Dua Kali Lipat

Sekdako Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Kota Banjarmasin Terus Meningkat

Honda Berikan Garansi Rangka Motor 5 Tahun Tanpa Batas Jarak

Wamenaker: Dunia Kerja Tak Hanya Lihat Ijazah, tapi juga Kompetensi

Investasi Bodong Menjamur, OJK: Masyarakat Jangan Terkecoh

Tes Kesehatan di Kemendagri, Gubernur Kalsel Terpilih Mengaku Hasilnya Baik dan Siap Retreat

Dorong Ekonomi Daerah, OJK Kalsel Berikan Pendampingan Kelompok Tani Apung

TAGGED:Anggoro Eko CahyoBank Syariah IndonesiaBSIBYONDDirektur Utama BSIJAKARTA
Share This Article
Facebook X Flipboard Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article KUPA-PPAS Pemprov dan DPRD Kalteng Sepakati KUPA-PPAS Perubahan APBD 2026
Next Article Pemprov Kalsel Pemprov Kalsel Sampaikan Raperda Perubahan APBD 2026

Latest News

purna tugas
Ratusan ASN Tabalong Masuki Purna Tugas, BKPSDM Serahkan Penghargaan dan Dokumen Kependudukan
KALIMANTAN SELATAN Oktober 7, 2026
Kotawaringin Barat
Gubernur Kalteng Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Kotawaringin Barat
KALIMANTAN TENGAH Oktober 7, 2026
Permainan
Festival Olahraga Tradisional Tanah Laut 2026 Resmi Dibuka, Puluhan Tim Adu Ketangkasan
KALIMANTAN SELATAN Oktober 7, 2026
Infak Digital
Infak Digital Dibidik Jadi Solusi Bantuan Mahasiswa di UIN Antasari
KALIMANTAN SELATAN Oktober 7, 2026
plinko gamethorfortune casinothorfortunethorfortunechicken road game
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Follow US
© 2026 Lentera Kalimantan. All Rights Reserved. Designed by HCD
  • INFO REDAKSI
  • Contact Us
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Kode Etik
  • SOP WARTAWAN
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?