lenterakalimantan.com, BALIKPAPAN – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau ketersediaan air bersih di Kelurahan Teritip, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (8/10/2026).
Dalam peninjauan tersebut, AHY meminta Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengkaji pemanfaatan teknologi desalinasi dan melanjutkan distribusi air menggunakan tangki untuk membantu masyarakat yang belum terjangkau layanan instalasi pengolahan air (IPA).
Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi penyediaan air baku sekaligus mendengarkan aspirasi warga terkait kebutuhan air bersih. Dalam kegiatan itu, AHY didampingi Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud serta jajaran Kementerian PU dan Kemenko IPK.
Warga Teritip menyampaikan usulan pembangunan jaringan pipa air baku yang terhubung dengan Sepaku Semoi. Selain itu, masyarakat mengusulkan pemanfaatan teknologi desalinasi, yakni proses pengolahan air laut menjadi air tawar, sebagai salah satu alternatif pemenuhan kebutuhan air bersih.
Menanggapi aspirasi tersebut, AHY meminta jajarannya mengkaji kemungkinan penerapan teknologi desalinasi. Sementara itu, distribusi air menggunakan tangki diminta tetap dilanjutkan untuk membantu masyarakat yang belum memiliki akses terhadap layanan IPA.
“Sementara kita hitung pemanfaatan teknologi desalinasi. Teruskan Satgas Tanki Air, karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang tidak memiliki akses IPA (air bersih),” perintah AHY kepada jajaran Kementerian PU.
Berdasarkan data yang disampaikan dalam bahan peninjauan, kebutuhan air bersih disebut mencapai 2.500 liter per detik, sedangkan pasokan yang tersedia sebesar 1.500 liter per detik. Data tersebut perlu dipastikan kembali, terutama terkait cakupan wilayah dan satuan pengukurannya, untuk menggambarkan kondisi kebutuhan serta ketersediaan air secara akurat.
Peninjauan ini menjadi bagian dari kunjungan kerja AHY ke Balikpapan yang juga mencakup agenda pendidikan dan penguatan sumber daya manusia.
Sebelum meninjau Teritip, AHY menghadiri Dies Natalis ke-12 Institut Teknologi Kalimantan (ITK) dan menyampaikan orasi ilmiah di hadapan sivitas akademika.
Dalam kesempatan itu, AHY menekankan pentingnya perguruan tinggi menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, kompeten, mandiri, dan mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah maupun nasional.
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mengapresiasi kehadiran AHY di ITK. Menurutnya, gagasan yang disampaikan dalam orasi ilmiah tersebut dapat menjadi inspirasi bagi sivitas akademika sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan Kalimantan Timur.
Selain persoalan air bersih dan pendidikan, AHY juga menyoroti rencana pengembangan Kalimantan trans railways, sebuah konsep jaringan transportasi berbasis rel di Pulau Kalimantan.
AHY menegaskan bahwa potensi sumber daya alam dan pembangunan infrastruktur strategis perlu diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia yang unggul dan kompeten.
Dengan demikian, kunjungan kerja AHY di Balikpapan mencakup dua fokus utama, yakni mendorong penanganan kebutuhan air bersih masyarakat dan memperkuat kapasitas SDM untuk mendukung pembangunan Kalimantan Timur.


