Lenterakalimantan.com, BARABAI – Event Barabai Jazz Music Camp (BJMC) yang diselenggarakan JAM Organizer di Wisata Goa Limbuhang, Desa Haliau, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten HST berlangsung dengan sangat meriah, Sabtu (17/9) malam.
Beragam penampilan talenta-talenta lokal turut mewarnai event tersebut dengan pembawaan yang sangat khas, sehingga sukses membawa penonton dengan meriah membaur dalam hiburan itu.
Niezar Perdana, Founder JAM Organizer sekaligus ketua pelaksana kegiatan mengatakan, walaupun sempat diguyur hujan, pihaknya tetap bersyukur kegiatan sukses digelar dan berjalan lancar.
“Alhamdulillah event telah terlaksana, sempat diguyur hujan, namun penonton banyak berdatangan. Ada puluhan tenda yang dipesan dan ditonton banyak warga HST,” katanya.
Ia menyebutkan, BJMC tersebut bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) guna promosi usaha.
“Hal itu bertujuan untuk mengenalkan wisata Goa Limbuhang agar lebih dilirik wisatawan lokal maupun luar,” jelasnya.
Di event ini, lanjutnya, juga sekaligus mengenalkan dan melestarikan acara kebudayaan berkolaborasi dengan musik kekinian.
“Terutama ingin mengenalkan talenta-talenta lokal kita agar lebih berpengalaman di atas panggung,” ujarnya.
BJMC dimeriahkan oleh Parijs Van Borneo String Ensemble, Kampoeng Kustik, Bvoice dan Arion Kustik dari Barabai.
“Selain itu, juga ada solo gitar, drummer cilik, pesulap kasumba habang, tari kontemporer, Penembak Jitu dari Banjarmasin dan juga Banjarbaru jazz ethnic, yakni Akaracita yang dipimpin Novyandi Saputra,” ungkapnya.
Sebelum kegiatan berakhir, JAM Organizer melaksanakan deklarasi forum lintas komunitas kreatif yang bernama Frontliner Of Community Succeess (FOCUS).
“Forum ini bertujuan untuk menjadi simpul kolaborasi komunitas kreatif di HST dan berkomitmen menumbuh kembangkan ekosistem kreatif di HST,” imbuhnya. Disamping itu, pada event tersebut juga digelar kontes foto dan video dengan total hadiah sebesar Rp3 juta.


