lenterakalimantan.com, PELAIHARI – 14 siswa sekolah SDN 2 Bingkulu yang dinyatakan keracunan makanan pada Senin (14/11) kemarin yang sempat dilarikan ke Puskesmas Tambang Ulang untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif, esok harinya sudah mulai sekolah.
Mayang Sari Guru SDN 2 Bingkulu mengatakan, Pasca kejadian keracunan makanan tersebut, siswa SDN 2 Bingkulu besok harinya sudah mulai sekolah mengikuti pelajaran di sekolah.
“14 siswa yang keracunan makanan sudah mulai masuk sekolah dan semua dalam keadaan sehat,” katanya saat di hubungi lenterakalimantan.com. Rabu (16/11).
Ia menyebutkan, kondisinya semua sudah tidak ada keluhan, dari pengalaman kejadian ini
pihak sekolah memberikan himbauan kesemua siswa jangan jajan sembarangan.
“Iya jelas kami senantiasa wanti-wanti jangan jajan sembarangan diluar sekolah, sebenarnya siswa disini selalu bawa bekal dari rumah,” jelasnya.
Menurutnya, saat ini semua siswa merasa takut jajan diluar dan secara serentak semua siswa SDN 2 Bingkulu bawa makanan dari rumah.
Ia menambahkan, guna memastikan kandungan di makanan penyebab siswa keracunan pihaknya masih menunggu hasil lab dari Dinas Kesehatan.
“Kami masih menunggu hasil lab dan kalaupun temukan zat berbahaya dari hasil lab, pihak sekolah tidak sampai memperpanjang masalah, paling tidak cuman menyarankan untuk tidak menjual makanan seperti penyebab keracunan siswa,” pungkasnya.
Sementara Antonius Jaka Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Tala mengatakan, sampel makanan yang menyebabkan keracunan siswa SDN 2 Bingkulu masih proses pemeriksaan.
“Hasilnya belum keluar masih di Labkesda Provinsi Kalsel di Banjarmasin dan informasi kalau sudah ada hasilnya akan diberikan secepatnya,” tandasnya.


