lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Dengan adanya wacana peraturan pembelian gas LPG 3 kg menggunakan aplikasi MyPertamina masih belum siap diterima oleh sejumlah pangkalan di Tanah Laut.
Sejumlah pangkalan gas LPG 3 kilogram di Tanah Laut lebih nyaman menggunakan Logbook (buku catatan).
Hal tersebut dikatakan oleh salah satu pemilik pangkalan gas LPG 3 kilogram Sari Riyadi, yang mana pangakalan miliknya menggunakan Logbook ( buku catatan) mempermudah pembelian bagi warga.
“Warga ditempat kami datang membeli gas LPG 3 kilogram dan mengisi buku catatan sesuai dengan alamatnya,” katanya , Rabu (16/11).
Sari menyebut, warga di tempatnya belum siap pembelian gas melon dengan menggunakan aplikasi MyPertamina.
“Iya kan, warga di disini yang beli gas LPG 3 kilogram, masih banyak yang tidak punya handphone Android, bagaimana mau bisa gunakan aplikasi,” tandasnya.
Sari juga mengatakan, pangkalannya menerima 280 tabung gas LPG 3 kilogram dalam dua minggu sekali disalurkan ke warga Kelurahan Karang Taruna Kecamatan Pelaihari.
Salah satu pedagang nasi yang bisa dipanggil Bule mengatakan, untuk mencukupi kebutuhan warung nasi tiap hari membeli gas LPG 3 kilogram.
“Untuk mencukupi kebutuhan warung nasi sehari dua tabung gas LPG 3 kilogram,” ungkapnya.
Ia menyebutkan, untuk harga sudah pasti berbeda di pangkalan satu tabung gas LPG dihargai Rp 20 ribu, sedangkan adanya kesediaan gas LPG satu minggu sekali.
Dirinya terpaksa membeli di tempat eceran meski harga cukup mahal dengan harga pangkalan.


