Lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Pendidikan karakter sejatinya memang harus diterapkan sedini mungkin. Seperti halnya yang dilaksanakan di SDN Kebun Bunga 5 Banjarmasin. Para siswa dilatih untuk membangun kepekaan atau kepedulian sosial melalui Gerakan Sedekah Jumat.
Nilawaty, Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) setempat menjelaskan, Program tersebut sudah berjalan sejak tahun 2015 hingga sekarang. Para siswa secara rutin setiap Hari Jum’at dilatih melaksanakan infaq maupun sedekah secara sukarela.
Lebih lanjut, uang yang dikumpulkan tersebut diperuntukkan guna membantu siswa lainnya yang ekonominya menengah ke bawah.
“Semisal dibelikan buku, pakaian sekolah, menggantikan sepatu siswa yang sudah hancur, maupun hal lainnya berdasarkan observasi lapangan para guru untuk mengetahui kebutuhan mereka,” jelas Nila, Jum’at (6/1/2023) siang.
Disamping itu, dapat pula diperuntukkan untuk menunjang kegiatan keagamaan, latihan-latihan yang tidak termasuk dalam pembiayaan dana bantuan operasional sekolah (BOS).
“Tentunya program ini berjalan sudah atas izin para orang tua siswa dan rutin dilaporkan setiap kali agenda rapat bersama,” tambahnya.
Program tersebut pun mendapat respon positif yang luar biasa dari para orang tua siswa.
“Mulanya harapan kami para siswa dapat menyisihkan sedikit dari uang sakunya. Ternyata beberapa orang tua siswa secara khusus menyisihkan kepada anaknya untuk menyumbang dengan nominal yang cukup besar,” jelasnya.
Pihaknya pun berharap, kedepannya program ini dapat lebih bagus lagi dan tidak hanya seputar sekolah saja, melainkan juga dapat memberikan manfaat yang lebih luas ke masyarakat. “Ada rencana, misalnya juga disumbangkan ke Panti Asuhan atau para Yatim Piatu agar kebermanfaatannya lebih meluas dan dapat menjadi sebuah media pembelajaran langsung bagi para siswa memperkuat kepedulian sosialnya,” tutupnya.
Sementara itu, Yasmin, Aca dan Aira para siswa kelas 5 setempat tampak berkeliling mendatangi semua kelas dengan menenteng sebuah kotak untuk mengumpulkan sumbangan baik berupa infaq maupun sedekah dari teman-temannya.
Mereka pun tampak senang dan percaya diri melaksanakan tugas tersebut dengan sukarela, bahkan sampai menghitung hingga menyetorkan hasil perolehan sedekah jumat tersebut kepada guru.
“Senang saja, bisa membantu sesama teman. Jumat ini terkumpul sekitar Rp 400 ribuan,” imbuhnya.


