lenterakalimantan.com, PARINGIN – Di tengah heningnya subuh hari dan kebanyakan warga masih terlelap dalam buaian mimpi, kebakaran terjadi di Desa Mauya, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Minggu (15/1/2023),
Dalam peristiwa itu tiga buah rumah ludes terbakar dan orang tewas terpanggang karena tak dapat menyelamatkan diri dari kobaran api.
Kepala BPBD Balangan, H Rahmi melalui Ketua Tim Reaksi Cepat (TRC) Kudratullah menyampaikan ada tiga kepala keluarga (KK) dan delapan jiwa terdampak kebakaran ini satu di antaranya meninggal dunia.
“Pertama ada Mastur meninggal dunia, dan satu anaknya, kemudian Sidik bersama satu istri dan tiga anaknya, serta Kani yang tinggal sendiri,” ucapnya.
Kudratullah mengatakan, untuk korban meninggal dunia bernama Mastur diperkirakan sedang dalam kondisi sakit sehingga tidak bisa menyelamatkan diri.
Pada waktu kejadian, anak korban sedang tidak berada di rumah bersama korban namun berada di rumahnya sendiri yang letaknya cukup jauh.
Sebenarnya, lanjut Ketua TRC BPBD Balangan itu, warga sekitar hendak menyelamatkan korban namun pintu rumah korban terkunci dari dalam, membuat warga tidak bisa masuk.
“Dan api sudah besar sewaktu warga mendekat ke lokasi,” ungkap Kudratullah.
Informasi diterima terjadinya kebakaran itu sekitar 04.10 Wita. Kemudian sekitar 07.41 pagi api baru dapat di kuasai 100 persen.
Adapun untuk kendala yang dihadapi seperti rumah yang terbakar berkontruksi kayu dan semi permanen sehingga mudah terbakar.
Kemudian lanjut Kudratullah, lokasi kebakaran yang jauh dari posko induk BPBD Balangan, jalan yang berlobang dari Kecamatan Halong menuju lokasi kejadian.
“Untuk saat ini yang kita lakukan memberikan pertolongan kemanusiaan terlebih dahulu, kemudian nantinya mungkin ada didirikan tenda untuk korban,” tandas Kudratullah.


