lenterakalimantan.com, RANTAU – Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin memperingati Hari Guru Nasional (HGN) sekaligus HUT PGRI ke 78 di lapangan bola Kecamatan Piani, Sabtu (25/11/2023).
Kepala Dinas Pendidikan Tapin, Irmawati, mengutarakan bahwa dasar pelaksanaan kegiatan adalah keputusan presiden No.78 tahun 1994 tentang penetapan Hari Guru Nasional dan berasarkan hasil rapat pengurus besar PGRI pada tanggal 13 September 1917.
Dengan peringatan hari guru bertujaun meningkatkan kesadaran dan komitmen guru dan pemangku kepentingan pendidikan dalam upaya mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, serta untuk mengenang jasa – jasa para guru sehingga ksemua bisa melihat jendela dunia dengan semua ilmu yang diajarkan.
Dengan tema “Bergerak Bersama Rayakan Merdeka Belajar.” Kegiatan terlaksana berkat dukungan dari pemerintah kabupaten Tapin, dinas pendidikan, pemerintah Kecamatan Piani, Tokoh Masyarakat serta dukungan beberapa perusahaan di Tapin, yakni PT BRE, PT AGM, Bank Kalsel dan Bank Tapin.
Puncak HUT PGRI dan peringatan hari guru nasional diisi dengan penyerahan tali asih kepada guru purna tugas kepada 5 orang dan memberikan penghargaan kepada pemerhati pendidikan sebanyak 15 orang.
“Kita juga memberikan penghargaan kepada guru inovatif yang menjadi juara di tingkat Provinsi Kalsel dari SMPN 2 Rantau dan penghargaan kepada Pengawas Inovatif tingkat provinsi atas nama Antung Rosmiyati yang juga sedang berjuang di tingkat nasional,” terang Kadisdik Tapin.
Tak hanya itu, penghargaan juara 2 juga diberikan kepada Kepala Sekolah Inovatif atas nama Abdul Hamid dari SDN Sawaja Kecamatan Candi Laras Utara (CLU) dan juara 2 Petugas Perpustakaan sekolah dari SMPN 2 Rantau, dimana piagam penghargaan akan diberikan pada puncak jari jadi kabupaten Tapin.
Sementara itu Pj Bupati Tapin, M Syafrudin mengatakan peringatan HUT PGRI dan peringatan hari guru yang dilaksanakan setiap tahunnya dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan, selain itu kegiatan ini sebagai bahan evaluasi sejauh mana dunia pendidikan kita selama ini berjalan.
“Kemajuan dunia pendidikan kita wajib kita evaluasi, apa yang manjadi kekurangan harus kita telaah dengan baik, sehingga kita mudah menindaklanjuti ke depan. Intinya kita harus terbuka, apa yang menjadi kelemahan harus kita akui, karena tantangan kedepan lebih berat untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas,” ungkapnya.
Lanjutnya, “karena jika pendidikan kita tidak berkualitas, kita akan ketinggalan. Karena itu harus banyak – banyak berkordinasi dan berdiskusi, karena dengan banyaknya masukan dan pemikiran bersama, akan menjadi masukan bagi kita pemerintah daerah untuk membenahi dunia pendidikan kita,” paparnya.
Selain acara ini dihadiri Pj Bupati Tapin M Syafrudin dan Kadisdik Tapin Irnawati. Acara ini juga turut dihadiri Ketua DPRD Tapin H Yamani, Ketua PGRI Provinsi Kalsel HM Hatta, Ketua PGRI Tapin Hamdan Najmi beserta jajaran serta Muspika kecamatan Piani, perwakilan Forkopimda serta pimpinan lembaga dan instansi terkait lainnya.


