lenterakalimantan.com, BARABAI – Sebanyak ribuan pendidik pendidikan nonformal seperti ustaz dan ustazah mendapatkan manfaat dari program perlindungan jiwa dari Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), H Aulia Oktafiandi.
Program ini diberikan karena mereka telah banyak mendukung kegiatan prioritas pemerintah daerah. Terhitung sudah tiga tahun, yakni sejak 2022 sampai sekarang programnya berjalan melalui jaminan BPJS Ketenagakerjaan.
Adapun rincian penerima manfaat programnya meliputi 2022 sebanyak 1.831 jiwa terlindungi, 2023 sebanyak 1.826 jiwa, dan di 2024 sebanyak 1.826 jiwa terlindungi.
Bupati Aulia Oktafiandi mengatakan, dengan terdaftarnya para ustaz dan ustazah dalam BPJS Ketenagakerjaan, mereka dapat terlindungi jaminan kecelakaan kerja hingga jaminan kematian.
“Para ustaz dan ustazah terlindungi jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian,” kata Bupati Aulia dalam acara silaturahmi bersama, di Rumah Jabatan, Selasa (19/3/2024) malam.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Muhammad Anhar menyampaikan, selain mencetuskan program BPJS Ketenagakerjaan perhatian Bupati Aulia juga terus berlanjut setiap tahunnya.
Anhar mengatakan, hal itu terbukti dengan selalu diberikannya kenaikan insentif bagi para ustaz dan ustazah sejak 2022 sampai di 2024 sekarang.
Menurut Anhar, berkat kolaborasi para pendidik sehingga bisa terjadi peningkatan jumlah siswa SD dalam program 1000 tahfiz per tahun, yakni 3000 tahfiz di 2024 ini.
“Jumlah peserta SD yang mampu ikut seleksi sebanyak 50 persen lebih siswa,” tutupnya.


