lenterakalimantan.com, PARINGIN – Tim penilai Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan kegiatan verifikasi lapangan di Kampung KB Desa Jimamun, Lampihong, Balangan baru-baru ini.
Dasar penilaian dilakukan, sehubungan dengan masuknya Desa Jimamun sebagai salah satu dari 3 besar, untuk kategori kabupaten yang tercatat masuk pada lomba kampung KB tingkat provinsi.
Kedatangan tim verifikasi beserta Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalsel, Ramlan disambut langsung oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Balangan, Tuhalus.
Terkait hal ini, Ramlan menyampaikan verifikasi lapangan yang dilakukan untuk mencari bukti dengan apa yang disampaikan melalui profil, jika sudah terbukti, baru bisa dilakukan penilaian yang sesuai.
“Kita melihat apa yang ada di website Kampung KB, pasalnya setiap kegiatan harus diupload di website Kampung KB, hal itu selanjutnya akan dilakukan koreksi,” ucapnya.
Yang menjadi kriteria dari sebuah penilaian lomba yakni, pembangunan jalan, air beraih, sanitasi, terutama prioritas dalam menurunkan stunting.
Di sisi lain, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Balangan, dalam hal ini ia menyampaikan bahwa, untuk mendukung jalannya program Kampung KB, pemkab setempat siap bergotong royong bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk membangun dan mencapai target program nasional.
“Kita memang sudah berada pada tiga besar dan terima kasih kepada tim penilai provinsi yang sudah datang di Desa Jimamun,” ucapnya saat pembukaan kegiatan verifikasi di halaman Kantor Pemerintah Desa Jimamun, Senin (25/3/2024).
Secara terpisah Kepala Desa Jimamun Norhan Riwandi kepada lenterakalimantan.com, mengatakan terkait hal ini menyampaikan bahwa, secaya umum terbentuknya Kampung KB di Desa Jimamun, Lampihong, adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung.
“Melalui program kependudukan, keluarga berencana, pembangunan keluarga serta mewujudkan keluarga kecil yang berkualitas, segala sesuatunya kita wujudkan bukan hanya sekedar berkenaan mengikuti lomba saja, tanpa lomba pun program harus tetap kita laksanakan,” bebernya, Rabu (27/3/2024).


