lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Stunting adalah kondisi yang ditandai dengan kurangnya tinggi badan anak apabila dibandingkan dengan anak-anak seusianya.
Sederhananya, stunting merupakan sebutan bagi gangguan pertumbuhan pada anak. Penyebab utama dari stunting adalah kurangnya asupan nutrisi selama masa pertumbuhan anak.
Stunting dalam jangka panjang berdampak buruk tidak hanya terhadap tumbuh kembang anak tetapi juga terhadap perkembangan emosi yang berakibat pada kerugian ekonomi.
Untuk mencegah penurunan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) generasi penerus bangsa pemerintah memfokuskan stunting sebagai permasalahan yang harus ditanggulangi.
Senada dengan langkah pemerintah, PLN Indonesia Power UBP Asam-Asam bekerja sama dengan Persatuan Istri Karyawan Karyawati (PIKK) UBP Asam- Asam, LAZ Annur UBP Asam- Asam.
Bekerja sama dengan Puskesmas setempat melanjutkan program penurunan angka stunting di Desa Asam- Asam sampai Desa Simpang Empat Sungai Baru, di mana program sebelumnya sudah berjalan dari 2023.
Program penanggulangan stunting oleh PLN Indonesia Power UBP Asam- Asam ini sebelumnya telah berjalan selama 8 bulan. Meliputi pemberian makanan tambahan (PMT), pemberian vitamin nafsu makan dan penambah darah.
Kemudian ada juga program pemantauan status gizi dan tumbuh kembang anak melalui penimbangan dan pengukuran tinggi badan.
Kepala Puskesmas Asam- Asam Marliani menyampaikan, pihaknya sangat mengapresiasi kepedulian dan keterlibatan PLN Indonesia Power pada umum nya, dan Ibu PIKK khusus nya yang terlibat langsung dalam program penanggulangan stunting ini, Senin, 6 Mei 2024.
“Kami berharap kegiatan ini terus dapat berlanjut agar nilai stunting dapat terus berkurang,” harapnya.
Sementara Ketua PIKK PLN Indonesia Power UBP Asam-Asam Endah Riana Ningsih mengungkapkan, bahwa kegiatan penanggulangan stunting ini adalah wujud komitmen dan kepedulian PLN Indonesia Power terhadap lingkungan sekitar.
“Ini aksi wujud aksi nyata dari kami untuk Masyarakat sekitar. Bahkan di Mess PLTU A sudah terdapat Stunting Center dan Posyandu yang digunakan untuk kegiatan ini,” pungkasnya.


