lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Sebuah pondok pesantren (ponpes) sudah 4 tahun lamanya menempati bekas gedung sekolah dasar atau SD yang tidak terpakai.
Bekas bangunan SD tersebut berkonstruksi kayu dan terletak di pertengahan lahan bondong cukup jauh jangkauannya dari pemukiman warga.
Ponpes tersebut bernama Riyadhus Sholihin berada di Desa Kayu Abang, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut (Tala).
Ponpes ini, khusus menampung santri laki-laki, yang datang dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan ataupun datang dari luar pulau.
“Santri yang bermukim di ponpes ini ada 42 orang dan pulang pergi ke rumah sekitar 35 orang,” kata Ketua Pondok Pesantren Riyadhus Sholihin, Ustaz Zainal Abidin saat menceritakan dengan lenterakalimantan.com.


