lenterakalimantan.com, PARINGIN – Tanah amblas di bantaran sungai Desa Simpang Tiga RT 3, Kecamatan Lampihong, Balangan, mengakibatkan 11 buah rumah rusak, 2 diantaranya hancur total, Rabu (25/9/2024).
Menurut Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Balangan, Rahmi, menyebutkan bahwa tanah amblas pertama terjadi pada dini hari, diikuti kejadian serupa pada pagi harinya.
“Keretakan tanah mencapai panjang 35 meter, lebar sekitar 20 meter, dan tinggi 8 meter. Dua rumah hancur total, empat mengalami kerusakan 50 persen, dan lima lainnya mengalami kerusakan ringan,” jelas Rahmi.
Ia menjelaskan, waktu kejadian diperkirakan pada pukul 02.25 Wita dini hari. Beruntung saat peristiwa kejadian tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
“Kemungkinan kejadian ini dipicu hujan deras, usai Salat Isya sampai pukul 00.00 Wita, sekitar pukul 01.00 Wita dini hari, pemilik rumah sudah merasakan adanya getaran kecil pada senisi rumah, kemudian sekitar pukul 02.25 Wita, rumah longsor ke bantaran sungai, untungnya pemilik rumah berhasil menyelamatkan keluarganya dari bahaya longsor,” beber Kalak BPBD Balangan Rahmi.
Data yang berhasil dihimpun dari salah satu rumah yang terdampak longsor, salah satunya yakni Sugi 1 KK 3 jiwa. Untuk langkah selanjutnya, BPBD Balangan sedang berkoordinasi dengan aparat setempat untuk memungkinkan adanya pembangunan tenda darurat bagi korban.
“Jika diperlukan, tenda evakuasi sementara akan didirikan dengan bantuan Tagana Dinas Sosial setempat,” Kata Rahmi.
Pemerintah Kabupaten Balangan melalui BPBD juga mengimbau warga sekitar lokasi untuk meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati, guna mengantisipasi kemungkinan adanya tanah amblas susulan.


