lentrakalimanatan.com, PELAIHARI – Tim kampanye pasangan calon (paslon) bupati dan calon wakil bupati Tanah Laut (Tala), nomor urut 1, berkampanye dialogis di tiga desa yang ada di Kecamatan Kurau, Kamis (10/10/2024).
Desa pertama yang disambanginya Desa Padang Luas, kampanye dialogis dihadiri ratusan warga yang ingin bertemu langsung dengan paslon bupati dan calon wakil bupati nomor 1 Haji Rahmat Trianto dan Haji Muhammad Zazuli (RaZa).
Dalam kesempatan orasi politiknya, Haji Rahmat menyampaikan niat maju sebagai calon bupati Tanah Laut bersama pasangan wakilnya Haji Muhammad Zazuli.
Di tempat kampanye kekompakan Haji Rahmat dan Haji Zazuli terlihat selalu tersenyum dan ramah keduanya menyapa warga yang hadir.
Bahkan warga menjuluki mereka berdua 5S, Senyum, Sapa, Salam, Solid, Sawer.

Di mana setiap tempat kampanye Paslon RaZa ini, selalu tebar senyum dan tebar semuanya, menghangatkan suasana kampanye.
Kampanye di Desa Padang Luas, Haji Rahmat menyampaikan, pihaknya akan fokus ke sektor pertanian persawahan. Sebab, hasil pertanian persawahan sangat menyumbang pertumbuhan ekonomi.
Selain itu kata Haji Rahmat, pihaknya akan mempermudah petani sawah mendapatkan pupuk subsidi. Dimana persoalan pupuk subsidi sangat dirasakan sulit didapat oleh para petani.
Haji Rahmat menjelaskan, dalam pembangunan berkelanjutan utamanya terkait penambahan tenaga kesehatan Rumah Sakit dan Puskesmas.
“Semoga tahun depan di Kecamatan Kurau ini bisa mewujudkan satu desa satu Sarjana dan nantinya di tahun 2029 terlahir Sarjana-sarjana Pertanian, menyesuaikan daerah masing-masing,” ujarnya.
Salah seorang warga yang hadir di kampanye pasangan RaZa, Misran, mengatakan, setelah melihat dan mendengarkan calon bupati Tala Haji Rahmat tadi sudah menjawab semua keinginan warga yang selama bertahun-tahun tidak pernah terselesaikan.
“Keluhan petani sawah selama ini susahnya mendapatkan pupuk subsidi dan persoalan pengairan sawah yang bersumber dari tadah hujan,” pungkasnya.
Kampanye di titik terakhir paslon RaZa diberi oleh-oleh warga berupa ikan kering tenggiri dari hasil tangkapan nelayan Desa Sungai Bakau.
Di mana sebagian besar warga di tempat ini, banyak berprofesi sebagai nelayan
Warga Desa Sungai Bakau Zaelani, mengaku senang menyerahkan oleh-oleh ikan kering tenggiri kepada Paslon RaZa. Niatnya itu supaya paslon RaZa, selalu mengingat warga Desa Sungai Bakau.
“Ya warga disini kebanyakan nelayan dan hasil tangkapan ikan berupa tenggiri, tongkol dan lainnya,” pungkasnya. (Ao)


