lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Mantan Bupati Tanah Laut (Tala) HM Sukamta menyayangkan RSUD di Kecamatan Bumi Makmur yang sudah rampung hampir satu tahun ini belum juga dioperasionalkan.
Padahal RSUD tersebut sudah diresmikan pada Juli 2024 lalu dengan harapan segera dapat melayani masyarakat setempat.
“Dari sisi anggaran uang daerah cukup kalau memang komitmen mau mengoperasionalkan RSUD itu, seperti alat kesehatan sudah dianggarkan,” katanya, Selasa (5/11/2024)
Sukamta menjelaskan, RSUD di Bumi Makmur tinggal mengisi sumber daya manusianya dengan mensiasiti dengan anggaran BLUD bisa merekrut tenaga honorer.
“Yang dilarang merekrut tenaga honorer itu lewat pemerintah daerah, tetapi dengan BLUD kan bisa saja. Mau tidak mau harus ada kebijakan dari RSUD Boejasin dan tenaga-tenaganya kemudian di pekerjanya di RSUD Bumi Makmur,” jelasnya.
Ia menambahkan, di mana nantinya setelah ada tenaga kerjanya RSUD di Bumi Makmur bisa menjadi BLUD dapat membiaya sendiri.
Kalau soal aturan bisa meniru dengan RSUD KH Mansyur Kintap sebab statusnya sama dengan di Bumi Makmur.
“Kalau RSUD di Bumi Makmur sudah ada semua tinggal dianggarkan saja dan soal perizinan satu hari juga sudah selesai. Ini soal tinggal kesungguhan dan perhatian kepada masyarakat di Bumi Makmur,” ujarnya.
Sukamta bilang, kalau tidak cepat dioperasionalkan RSUD di Bumi Makmur dapat menurunkan efisiensi citra pemerintah.
“Ya, sangat disayangkan RSUD di Bumi Makmur tidak cepat dioperasionalkan,” tandasnya.
Terpisah Kepala Dinas Kesehatan dr Isna Farida saat dikonfirmasi, melalui pesan WhatsApp belum bisa memberikan keterangan.


