lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Di tengah guyuran hujan malam, bupati dan wakil bupati terpilih Tanah Laut (Tala), H Rahmat Trianto-H Muhammad Zazuli melanjutkan kunjungannya dengan mendatangi para pengungsi terdampak banjir di Posko Ubudiyah Peduli Bati-Bati, Selasa (28/1/2024) malam.
Kunjungan itu setelah sore harinya selesai mengunjungi korban banjir sekaligus menyalurkan bantuan bahan pokok kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Bumi Makmur dan Kurau.
Derasnya guyuran hujan tak menyurutkan langkah kedua pemimpin terpilih Tala yang sebentar lagi pada l 5 Februari di lantik di Jakarta.
Kedatangqn mereka berdua ke Posko Ubudiyah Peduli untuk menyapa satu persatu para pengungsi menempati 3 bangunan di pondok pesantren tertua di Tanah Laut tersebut.
Sembari menyapa ramah para pengungsi H Rahmat berdialog dengan Pengurus Ponpes Ubudiyah juga Koordinator Posko Ubudiyah Peduli, Muhammad Habibi.
Di kesempatan itu, Rahmat menginstruksikan agar segala kebutuhan logistik bahan pokok para pengungsi tersebut bisa selalu tercukupi dengan baik.
“Pastikan kebutuhan mereka selalu terpenuhi dengan baik, koordinasikan selalu dengan pemerintah kabupaten,” tegas Rahmat.

Sementara itu, Muhammad Habibi menjelaskan bahwa hingga hari ke 8 ini, segala kebutuhan makan dan pelayanan kesehatan para pengungsi dapat tercukupi dengan baik, karena ini semua berkat bantuan dari para dermawan dan pemerintah kabupaten.
Ia bilang, bantuan semua pihak yang sudah peduli dengan kehadiran bupati terpilih juga semakin menguatkan semangat dan langkah pihaknya untuk tetap bertahan dan terus memberikan pelayanan bagi para pengungsi dan penyintas banjir di Kecamatan Bati-Bati dan sekitarnya.
“Alhamdulillah, luar biasa perhatian Haji Rahmat dan Haji Zazuli kepada para warganya yang sedang terkena musibah, perhatian beliau ini akan memberikan energi positif bagi para pengungsi dan kami para relawan untuk tetap semangat dan survive dalam bertahan dan menghadapi musibah banjir yang entah kapan berakhir ini,” ungkap Habibi.
Dia dalam dialognya dengan bupati dan wakil bupati Tala terpilih memohon agar setelah dilantik 6 Februari nanti, pihak pemerintah kabupaten bisa segera bergerak cepat untuk melakukan kajian terkait penyebab lambatnya genangan banjir turun dan surut.
Kemudian melakukan eksekusi dalam bentuk kebijakan yang bisa menjadi solusi permasalahan banjir di 3 kecamatan, baik Bati-Bati, Kurau dan Bumi Makmur.
“Saat ini jumlah pengungsi yang ada di Posko Ubudiyah Peduli berjumlah 208 jiwa sebagian besar berasal dari Desa Benua Raya, Bati-Bati dan ada juga yg dari Desa Kali Besar Kecamatan Kurau,” tuntas Habibi.


