• Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Kabupaten Banjar
      • Balangan
      • Hulu Sungai Selatan
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tabalong
      • Tanah Bumbu
      • Tanah Laut
      • Sukamara
      • Tapin
    • KALIMANTAN TENGAH
      • Palangka Raya
      • Pulang Pisau
      • Seruyan
      • Murung Raya
      • Kotawaringin Timur
      • Barito Selatan
      • Kotawaringin Barat
      • Katingan
      • Kapuas
      • Gunung Mas
      • Barito Utara
      • Barito Timur
    • KALIMANTAN TIMUR
      • Samarinda
      • Bontang
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Mahakam Ulu
      • Kutai Timur
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
    • KALIMANTAN BARAT
      • Sambas
      • Mempawah
      • Sanggau
      • Ketapang
      • Sintang
      • Kapuas Hulu
      • Bengkayang
      • Landak
      • Sekadau
      • Melawi
      • Kayong Utara
      • Kubu Raya
      • Pontianak
      • Singkawang
    • KALIMANTAN UTARA
      • Bulungan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Tarakan
      • Tana Tidung
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Reading: Dunia Sedang Berubah: Indonesia Simbol Kebangkitan Poros Asia
Share
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Font ResizerAa
  • Berita
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN BARAT
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN UTARA
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Opini
Search
  • Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
    • KALIMANTAN TENGAH
    • KALIMANTAN TIMUR
    • KALIMANTAN BARAT
    • KALIMANTAN UTARA
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Follow US
Copyright © 2024 Lentera Kalimantan By LIMBO. All Rights Reserved.
Home Dunia Sedang Berubah: Indonesia Simbol Kebangkitan Poros Asia
ArtikelInternasionalNasionalOpini

Dunia Sedang Berubah: Indonesia Simbol Kebangkitan Poros Asia

lenterakalimantan.com
lenterakalimantan.com
Share
6 Min Read
The Greatest Four
The Greatest Four
SHARE

OPINI

Apa arti kehadiran Prabowo Subianto di panggung Beijing bagi Dunia ? Pertanyaan sederhana ini tiba-tiba viral mengguncang jagat maya setelah foto parade militer Cina. Gambar yang memperlihatkan Xi Jinping, Vladimir Putin, Kim Jong Un, dan Prabowo Subianto berdiri sejajar seolah menggambarkan “The Greatest Four” menjadi sorotan global.

Apakah Indonesia kini beralih haluan, atau sedang memainkan diplomasi yang jauh lebih kompleks?
Banyak orang menganggap itu sekadar seremoni. Tapi politik jarang sesederhana itu.
Parade Militer Cina yang Mengguncang Parade militer di Beijing pada 3 September 2025 bukan hanya pamer kekuatan. Ribuan pasukan berbaris rapi, jet tempur membelah langit, rudal balistik digerakkan di depan mata dunia.

Peringatan 80 tahun kemenangan Cina atas Jepang itu seperti pesan lantang: Cina bukan lagi
bangsa yang diinjak sejarah, melainkan kekuatan yang siap menentukan masa depan.
Yang lebih mengguncang bukanlah deru tank, melainkan siapa yang hadir. Xi Jinping berdiri di
panggung bersama Vladimir Putin, Kim Jong Un, dan Prabowo Subianto.

Konfigurasi ini langsung memicu perbincangan global. Dunia sadar, parade itu adalah panggung politik. Cina
menggunakan momentum sejarah untuk menegaskan posisinya kini. Dan Indonesia ikut menjadi
sorotan, bagian dari simbol poros Asia yang bangkit.

Bergerak dan Berubah Sejarah selalu bergerak. Abad ke-20 ditandai Perang Dunia dan Perang Dingin. Kini, abad ke-21
diwarnai pergeseran besar. Barat tidak lagi memegang kendali mutlak. Cina tumbuh sebagai
kekuatan ekonomi dan militer. Rusia, meski disanksi, tetap berpengaruh. Korea Utara masih jadi
simbol perlawanan.

Indonesia tidak bisa lagi hanya jadi penonton. Dengan populasi terbesar keempat, ekonomi
terbesar di Asia Tenggara, dan demokrasi terbesar ketiga di dunia, kita punya posisi unik.
Kehadiran Prabowo di Beijing adalah sinyal bahwa Indonesia mulai diperlakukan sebagai
kekuatan strategis. Dunia sedang berubah, dan Asia menjadi panggung utama perubahan itu.

Peran Prabowo dan Warisan Sukarno Kehadiran Prabowo di Beijing mengingatkan pada Sukarno. Enam dekade lalu, Sukarno berdiri tegak melawan dominasi Barat. Ia membangun poros Jakarta-Beijing-Pyongyang-Moskow.
Hari ini bayangan itu muncul kembali. Bedanya, Prabowo hadir bukan dengan retorika
revolusioner, melainkan dengan gaya nasionalis-pragmatis.

Tapi simbolnya sama: Indonesia  menunjukkan bahwa ia tidak hanya menghadap ke Barat.
Bagi Cina, Indonesia adalah pintu Asia Tenggara, dengan jalur maritim strategis dan pasar besar.
Bagi Rusia, Indonesia adalah sahabat lama sejak era Sukarno. Bagi Korea Utara, Indonesia adalah
sedikit negara yang berani menjaga hubungan diplomatik tanpa tunduk pada tekanan Amerika.
Indonesia bukan sekadar besar, tapi juga penyeimbang.

Sindiran Trump dan Ketegangan Barat Tidak semua pihak nyaman melihat kebersamaan itu. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, langsung menyindir keras Xi Jinping, Putin, Kim, bahkan Prabowo. Ia menuduh pertemuan
tersebut sebagai upaya “berkonspirasi melawan Amerika”.

Sindiran itu justru mengkonfirmasi satu hal: bahwa momen Beijing dianggap penting. Amerika
khawatir melihat kebangkitan poros Asia, apalagi ketika Indonesia mulai masuk ke dalam orbit
itu. Dalam kacamata Washington, kehadiran Prabowo di Beijing tidak lagi bisa dianggap biasa. Ia
adalah tanda bahwa keseimbangan dunia sedang bergeser.

Namun, jika kita melihat daftar lengkap 26 negara yang diundang, angkanya relatif kecil jika
dibandingkan dengan banyaknya negara anggota PBB, tapi ada pola yang menarik terlihat.
Sebagian besar adalah negara-negara yang tidak terikat kuat dengan blok Barat: negara-negara
non-blok, negara-negara dari Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO), dan negara-negara yang
memiliki hubungan historis dengan Cina atau Rusia.

Ini menunjukkan bahwa Cina tidak hanya mengundang sekutu ideologis, melainkan juga mitra-
mitra strategis yang penting dan relevan dalam skema tatanan dunia baru. Indonesia, sebagai
negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan anggota G20, adalah salah satu mitra kunci
tersebut.

Sosialisme Modern dan Kehadiran Indonesia Parade militer di Beijing tidak hanya menampilkan kekuatan senjata, tetapi juga ideologi yang masih hidup: sosialisme dengan wajah modern. Cina, Rusia, hingga Korea Utara menunjukkan bahwa sosialisme bisa mengambil bentuk baru bukan lagi sekadar doktrin klasik, tetapi strategi
politik, ekonomi dan kemandirian dalam menghadapi tekanan global.

Kehadiran Prabowo di barisan para pemimpin ini memberi pesan tersendiri. Seperti mimpi
Prabowo yang pernah menyatakan keinginannya untuk menjadi pemimpin sosialis di Asia.
Dengan semangat mewujudkan keadilan sosial, menolak dominasi asing dan meningkatkan
ekonomi kerakyatan, sejatinya sejalan dengan nilai-nilai yang digaungkan dalam parade tersebut.

Di era dunia yang sedang berubah, sosialisme modern tidak harus dimaknai sebagai ideologi
tertutup. Ia justru bisa menjadi lensa untuk melihat bagaimana bangsa-bangsa Asia membangun
kedaulatan tanpa tunduk pada hegemoni. Di titik ini, Indonesia berperan penting sebagai
jembatan: bukan sekadar pengamat, melainkan bagian dari percakapan besar tentang model
pembangunan yang lebih adil dan manusiawi.

Sekali lagi, foto Prabowo berdiri sejajar dengan Xi Jinping, Vladimir Putin, dan Kim Jong Un
akan dikenang sebagai momen penting dalam geopolitik dunia. Ia bukan sekadar gambar, tetapi
simbol kebangkitan poros Asia. Posisi Indonesia yang menganut politik bebas aktif menjadi modal
besar untuk menjembatani berbagai kepentingan. Dunia sedang berubah, dan di tengah perubahan itu. Indonesia harus menjadi penentu arah.

*****

Bobby Ciputra
Ketua AMSI
Angkatan Muda Sosialis Indonesia

Terpopuler

Irigasi
DKPP Banjar Sosialisasikan Pengeringan Irigasi, Pembudidaya Diminta Antisipasi Risiko
KALIMANTAN SELATAN
Woow! Kopi Robusta Mangkara Dikembangkan di Tanah Laut
Berita
Hutan Galam Jadi Penambah Indahnya Panorama Alam Pantai JBG
Berita
Di Luar Areal Tambang, JBG Hijaukan DAS Tahura Seluas 3251 Hektar
Berita
Mehbob Menilai Kubu Muldoko Produksi Kebohongan Baru
Berita

You Might Also Like

Bupati Saidi Mansyur Kukuhkan Paskibraka Kabupaten Banjar

Melalui Mural, Suarakan Anti Narkoba di Kampung Bebas Narkoba Sarang Halang Tala

Safari Ramadan, Pj Bupati Tala Sambangi Desa Tanjung Dewa

Menteri ATR/Kepala BPN Instruksikan Satker di Daerah untuk Lakukan Peninjauan Sekitar DAS sebagai Langkah Preventif Banjir

Aldi dan Lorenza Terpilih Jadi Putra-putri Pariwisata Tanah Laut 2024. Ini Pesan Pj Bupati Syamsir

Sekjen Demokrat: Bapak SBY, 3 Kali Bertemu Pak Jokowi dan Ketua Umum 1 Kali, Atas Undangan Presiden Dalam 3,5 tahun Ini

Usung Tema Transformasi Kesehatan, Bupati HST Pimpin Upacara Hari Kesehatan Nasional Ke-59

Jaga Keamanan dan Mutu Pangan Segar, DKPPTPH Tabalong Gelar Sosialisasi pada Masyarakat

Tips Memprediksi Bahaya Saat Berkendara Agar Tetap #Cari_Aman

Dinkes Banjar Gelar Upacara Peringatan HKN Ke-60 di Sungai Tabuk

TAGGED:Indonesia Simbol Kebangkitan Poros AsiaKim Jong UnPrabowo SubiantoVladimir PutinXi Jinping
Share This Article
Facebook X Flipboard Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Harga AION UT 2025 GAC Indonesia Resmi Merilis AION UT, Hadir Dengan Harga Kompetitif dan Garansi Seumur Hidup
Next Article Seorang Pria Tewas Ditemukan Berlumuran Darah di Bajuin Tala, Diduga Korban Pembunuhan

Latest News

Keadilan
Mimpi Keadilan di Tanah Kepulauan: Tantangan dan Pondasi Regulasi ke Depan
Opini April 18, 2026
Pangdam XXII/TB
Perkuat Sinergi, Pangdam XXII/TB Bersama Gubernur Kalsel dan Kalteng Gelar Penanaman Pohon
KALIMANTAN SELATAN April 18, 2026
Expo dan Job Fair
Pemkot Banjarbaru Gelar Expo dan Job Fair, Sediakan 1.553 Lowongan Kerja
KALIMANTAN SELATAN April 18, 2026
Politeknik Hasnur
Politeknik Hasnur Gandeng BPSDM Komdigi, Gelar Pelatihan Video Content Creator untuk Mahasiswa
KALIMANTAN SELATAN April 18, 2026
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Follow US
© 2026 Lentera Kalimantan. All Rights Reserved. Designed by HCD
  • INFO REDAKSI
  • Contact Us
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Kode Etik
  • SOP WARTAWAN
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?