lenterakalimantan.com, Tamiang Layang – Meski belum banyak diketahui secara luas, SMP Islam Terpadu (SMP IT) Barito Timur di Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, banyak mencetak juara tahfiz atau penghapal Al-Qur’an.
Termasuk pada gelaran Musabaqoh Tilawwatil Qur’an (MTQ) XI Kabupaten Barito Timur Tahun 2025, yang baru saja digelar di Desa Sibung, Kecamatan Raren Batuah.
“Biasanya kalau ada momen seperti itu, santri kita banyak ikut berpartisipasi,” ujar Plt Kepala SMP IT Barito Timur, Dimas Aditya, Kamis (02/10/2025).
SMP IT yang berlokasi di Jalan Ampah-Urup itu awalnya dikelola secara perorangan dan merupakan pondok pesantren tahfiz. Melalui banyak perkembangan dan dinamika serta keterbukaan pemilik yayasan, akhirnya dibentuklah sekolah formal keagamaan.
“Orientasinya tetap fokus pada pembentukan tahfiz atau penghapal Al-Qur’an untuk anak usia selepas SD/MI. Mereka belajar agama, sekaligus pendidikan formal umum, dengan porsi yang sudah ditentukan, hingga jam lima sore,” ungkapnya lagi.
Hampir semua peserta didik di sekolah tersebut tinggal di asrama yang disediakan. Terutama bagi mereka yang berdomisili di luar dari daerah Ampah.
Ditambahkan pengajar senior SMP IT Barito Timur, Budi Santosa, di awal proses pendirian sekolah, banyak bantuan dari banyak pihak. Mulai dari perlengkapan dan pendukung Kegiatan Belajar dan Mengajar (KBM) hingga perluasan tanah untuk memaksimalkan aktivitas peserta didik.
Pengurusan legalitas menjadi SMP IT pun juga diakuinya mendapat dukungan penuh dari Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur.
“Status sekolah jelas. Apalagi data sekolah dan siswa, juga masuk dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik),” ucap pendidik yang kerap berpartisipasi pada kejuaraan ilmiah bahkan hingga tingkat nasional itu.
Penulis: Nia Tuniah
Editor: Rizki


