lenterakalimantan.com, BANJARBARU – PT Mitra Agro Semesta (MAS) berhasil meraih Juara 3 Kategori Kesehatan pada ajang Corporate Social Responsibility (CSR) Award 2025 yang digelar oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Banjar di Hotel Aeris Banjarbaru, Kamis (20/11/2025) pagi.
CSR Award 2025 diberikan sebagai apresiasi kepada perusahaan yang aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (TSP).
Tahun ini, sebanyak 23 perusahaan mengikuti penilaian dalam berbagai kategori, mulai dari ekonomi, pendidikan, lingkungan, kesehatan, hingga tata kelola TSP, menunjukkan kompetisi yang ketat di antara perusahaan-perusahaan yang berkomitmen terhadap pembangunan sosial.
Perwakilan PT MAS, Oktaviano Catur Arya, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Dia menyebutkan, capaian ini menjadi dorongan bagi perusahaan untuk tetap konsisten menjalankan program CSR, terutama di bidang kesehatan yang menjadi fokus utama selama dua tahun terakhir.
“Alhamdulillah, tahun ini PT MAS kembali meraih penghargaan, meski berada di peringkat tiga. Hal ini tetap menjadi semangat bagi kami untuk terus memperbaiki strategi dan pelaksanaan program CSR,” ujar Catur.
Catur menambahkan, peringkat juara yang turun dibanding tahun sebelumnya dipengaruhi melemahnya sektor batubara, yang berdampak pada nilai realisasi CSR perusahaan. “Realisasi CSR tahun ini hanya mencapai 32,5 persen, turun dari target 100 persen pada 2024,” jelasnya.
Meski demikian, PT MAS menegaskan komitmen untuk tetap menjalankan pembinaan dan pendampingan terhadap masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan desa binaan, termasuk Desa Pematang Danau dan Dusun Sungai Bokor.
Kegiatan CSR perusahaan di bidang kesehatan juga meliputi penyediaan fasilitas kesehatan dasar, sosialisasi pola hidup sehat, serta dukungan bagi program-program masyarakat yang mendukung peningkatan kualitas hidup.
“Walaupun tidak ada target khusus untuk 2026, pembinaan dan pendampingan tetap harus berjalan. Jangan sampai berhenti hanya karena kondisi ekonomi sedang lesu,” tambah Catur.
Selain itu, pada kategori individu, Catur berhasil meraih juara 2. Ia menekankan bahwa penghargaan ini merupakan hasil dari konsistensi perusahaan menerapkan program CSR dalam delapan aspek prioritas selama dua tahun terakhir.
“Walaupun belum menjadi yang terbaik tahun ini, setidaknya penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja CSR ke depannya,” pungkasnya.
Penulis: Ghina Nur Azzizah
Editor: Rian


