lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Koperasi dan UMKM menggelar Pasar Rakyat untuk UMKM di halaman Kantor Camat Banjarmasin Timur, Senin (1/12/2025). Kegiatan ini digelar dalam rangka menekan inflasi dan memperkuat ekonomi jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.
Pada pasar rakyat tersebut disiapkan 2.000 paket sembako berisi 2 kilogram gula pasir, 1 liter minyak goreng, dan 1 kilogram tepung. Paket yang semula bernilai Rp60 ribu itu dijual dengan harga subsidi sebesar Rp35 ribu.
Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan, drg. Ellyana Trisya Hasnuryadi, berharap kegiatan ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Ia juga mendorong pelaku UMKM di Banjarmasin untuk terus berinovasi dan naik kelas.
“Semoga pasar rakyat UMKM ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan membantu UMKM. Saya berharap UMKM kita terus maju dan masyarakat semakin sejahtera,” ujarnya saat membuka acara.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifai, menjelaskan bahwa Banjarmasin dipilih sebagai lokasi pelaksanaan karena memiliki tingkat inflasi tinggi dan jumlah pelaku UMKM terbanyak di Kalsel.
“Berdasarkan data OSS, jumlah UMKM di Banjarmasin saat ini mencapai 51.966, terbanyak se-Kalsel. Selain membantu UMKM, kegiatan ini juga untuk menekan inflasi karena Banjarmasin dan HST termasuk yang tertinggi,” katanya.
Pasar rakyat ini mendapat sambutan antusias masyarakat. Salah satunya Yulia, warga Kecamatan Banjarmasin Timur, mengaku terbantu dengan harga paket sembako yang lebih murah.
“Alhamdulillah sangat terbantu, sekarang semua serba mahal. Semoga pemerintah sering mengadakan pasar seperti ini,” ujarnya.
Kegiatan Pasar Rakyat UMKM ini merupakan kolaborasi Pemprov Kalsel bersama Bank Kalsel, PT Pama Persada, dan TP PKK Kalsel. Rencananya, pasar rakyat serupa akan digelar di kecamatan lain di Banjarmasin.
Editor : Tim Redaksi


