lenterakalimantan.com, MARTAPURA – Menjelang pelaksanaan Haul Guru Sekumpul pada 5 Rajab 1447 H serta momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Banjar mulai menunjukkan kenaikan.
Staf Pelaksana pada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar, Abdurrahim, mengonfirmasi adanya peningkatan harga sejumlah bahan pokok.
“Untuk beberapa hari terakhir ini, kita memantau ke lapangan ada beberapa item yang mengalami peningkatan harga, meliputi sayuran dan lauk pauk,” ujar Abdurrahim, Rabu (10/12/25).
Kenaikan paling signifikan terjadi pada komoditas cabai. Harga cabai lokal melonjak cukup tinggi, sedangkan cabai dari Pulau Jawa masih berada pada kisaran harga normal.
“Terutama sayuran seperti cabai merah, cabai keriting, dan cabai rawit yang mencapai harga Rp90.000 per kilogram untuk yang lokal dan yang dari Pulau Jawa masih di kisaran harga Rp80.000,” tambahnya.
Tidak hanya sayuran, komoditas lainnya juga mengalami kenaikan, seperti daging sapi yang naik Rp3.000 per kilogram.
Kondisi ini disebabkan meningkatnya aktivitas dan kebutuhan masyarakat menjelang perayaan keagamaan serta libur akhir tahun yang mendorong permintaan di pasar.
Abdurrahim juga menyampaikan imbauan kepada para pedagang agar tetap menjaga stabilitas harga dan tidak mengambil kesempatan dengan menaikkan harga secara berlebihan.
“Untuk para pedagang, kami mengimbau agar tidak memanfaatkan momen 5 Rajab dan Nataru ini untuk menaikkan harga di atas harga normal,” tegasnya.
Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banjar akan terus melakukan pemantauan harian dan memperkuat koordinasi dengan distributor guna menjaga kelancaran pasokan serta memastikan harga tetap terkendali menjelang puncak kegiatan keagamaan dan libur akhir tahun.
Editor: Rizki


