lenterakalimantan.com, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong memperkuat komitmen lintas sektor untuk merebut kembali predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) tingkat Nindya.
Komitmen ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) 2026 yang dibuka langsung oleh Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, di Pendopo Bersinar, Kamis (5/3/2026).
Dalam arahannya, Bupati mengatakan bahwa perlu adanya dukungan fasilitas Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang representatif bagi anak-anak di tempat umum.
Menurutnya, pembangunan fasilitas tersebut harus menjamin kenyamanan anak, baik dari aspek pendidikan, kesehatan jasmani, maupun pemenuhan kebutuhan rohani.
”Dukungan fasilitas umum berupa RTH dan tempat bermain anak harus terus ditingkatkan dalam rangka menuju Kabupaten Layak Anak yang sesungguhnya,” ujarnya.
Rifani juga meminta seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) terkait untuk memberikan dukungan penuh serta berkolaborasi demi kesuksesan Tabalong menyandang predikat KLA.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Tabalong, Syam’ani, menjelaskan bahwa rakor ini merupakan bagian dari rangkaian evaluasi KLA Tahun 2026.
Tahapan evaluasi mandiri telah dimulai sejak 10 Februari lalu, diawali dengan bimbingan teknis penguatan instrumen bagi seluruh anggota gugus tugas, serta dilanjutkan dengan rakor tingkat kecamatan yang melibatkan 101 desa dan 10 kelurahan.
”Hari ini, melalui rakor tingkat kabupaten di Pendopo Bersinar, kami mengundang seluruh anggota gugus tugas KLA dan pemangku kepentingan terkait. Kami sangat mengharapkan peran aktif peserta dalam pemenuhan berbagai indikator evaluasi,” ungkap Syam’ani.
Rakor ini bertujuan menyamakan persepsi antarinstansi terkait pelaksanaan evaluasi KLA 2026. Selain itu, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian tahun 2025 serta membangun komitmen bersama guna perbaikan di masa mendatang.
Melalui koordinasi ini, diharapkan seluruh pihak memahami peran masing-masing dalam memenuhi indikator evaluasi. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat, Tabalong optimistis dapat kembali meraih predikat tingkat Nindya.
Editor: Rizki


