lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Aktivitas produksi kain sasirangan di kawasan Kampung Sasirangan, Sungai Jingah, Kota Banjarmasin, tetap berjalan selama bulan Ramadan. Para perajin masih menerima berbagai pesanan, terutama untuk kebutuhan pakaian Lebaran.
Salah satunya dirasakan oleh pemilik usaha Nela Sasirangan, Nela Alida. Ia mengatakan, pesanan yang masuk selama Ramadan didominasi dari penjualan secara daring.
“Di bulan Ramadan banyak pesanan datang dari online, mulai dari baju yang sudah jadi maupun custom seragaman untuk Lebaran,” ujar Nela, Jumat (6/3/26).
Nela menceritakan, usaha sasirangan yang dijalankannya sudah dimulai sejak 2019. Pada awalnya, penjualan hanya dilakukan secara online melalui media sosial.
Namun, usahanya sempat berhenti sementara pada 2020 hingga 2021 akibat pandemi Covid-19 yang membuat aktivitas penjualan ikut terdampak.
Setelah kondisi mulai membaik, ia kembali melanjutkan usahanya dan memberanikan diri membuka toko offline pada 2023 agar pembeli dapat langsung melihat produk yang ditawarkan.
Ia mengungkapkan, jika dibandingkan dengan hari biasa jumlah pesanan selama Ramadan memang tidak terlalu ramai. Meski demikian, dibandingkan Ramadan tahun sebelumnya, permintaan tahun ini mengalami peningkatan.
Menariknya, pembeli yang memesan secara online tidak hanya berasal dari Banjarmasin dan sekitarnya. Namun juga dari berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri.
“Pembeli online kebanyakan dari luar daerah, bahkan sampai ke Malaysia. Ada juga yang dari Pekalongan dan Jakarta,” jelasnya.
Meski permintaan meningkat menjelang Lebaran, ia menyebut harga bahan produksi sasirangan hingga saat ini masih relatif stabil sehingga tidak terlalu memengaruhi proses produksi.
Namun, tantangan yang dirasakan justru pada keterbatasan tenaga kerja. Menurutnya, proses pembuatan sasirangan memiliki beberapa tahapan sehingga membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup.
“Kalau kendalanya lebih ke tenaga kerja saja, apalagi kalau pesanan sedang banyak karena prosesnya cukup panjang,” pungkasnya.
Editor: Rizki


