lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun 2025 yang akan digelar di Kabupaten Tanah Laut (Tala) pada bulan Oktober hingga November tinggal menghitung bulan.
Event tingkat Provinsi ini tentu didukung dengan anggaran kegiatan Cabang Olahraga yang akan dipertandingkan. Anggaran Porprov 2025 Tanah Laut mencapai Rp 35 miliar anggaran Porprov akan dikucurkan ke masing-masing Cabor.
Bukan, hal yang mudah bagi penerima dana hibah yang mana nantinya harus mempertanggungjawabkan hibah uang negara tersebut dibuatkan laporannya. Maka dari itu pemerintah daerah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menggelar Bimbingan Teknis Pengelolaan Dana Hibah, Rabu (4/6/2025).
Puluhan ketua dan bendahara Cabor ditambah organisasi dari berbagai bidang, kepemudaan, mendatangi Gedung Sarantang Saruntung, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Tanah Laut, Rudi Imtihansyah, membacakan sambutan Bupati Tanah Laut menyampaikan akan pentingya dana hibah dikelola dengan benar dan pemerintah daerah berkomitmen bidang sektor kepemudaan dan olahraga.
“Penyaluran dana hibah daerah agar dapat tepat sasaran akuntabel, dan sesuai dengan perundang-undangan, baik melalui kegiatan kepemudaan, olahraga, keagamaan, maupun kemasyarakatan,” katanya.
Lebih lanjut, Rudi membacakan sambutan Bupati Tanah Laut, penggunaan dana hibah bukan sekedar formalitas administratif, namun bentuk amanah yang benar-benar dipertanggungjawabkan dana berasal dari rakyat.
“Oleh karena itu, bimbingan teknis ini menjadi sangat dipertanggungjawabkan, melalui mekanisme yang transparan, jujur dan profesional,” ucapnya.
Rudi juga mengajak semua pengguna hibah untuk serius aktif berdiskusi memecahkan hal yang belum dipahami terhadap regulasi dan mekanisme yang berlaku.
Kegiatan ini dilanjutkan pemaparan dari pihak Jaminan Sosial Tenaga Kerja ( Jamsostek ) Kabupaten Tanah Laut membahas terkait pentingnya Jamsostek untuk melindungi atlet melalui program JKK dan JKM.
Editor : CAN


