lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhammad Syaripuddin, menegaskan pentingnya peningkatan kesejahteraan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) sebagai perhatian serius pemerintah daerah.
Legislator yang akrab disapa Bang Dhin menilai kualitas sumber daya manusia di masa depan sangat dipengaruhi oleh pendidikan anak usia dini.
“Guru PAUD dan TK adalah fondasi dari proses pembentukan karakter, kecerdasan, dan nilai-nilai dasar anak. Namun ironisnya, masih banyak di antara mereka menerima honor sangat minim, jauh dari standar kesejahteraan yang layak,” ujar Bang Dhin.
Ia menjelaskan, selain mengajar, guru PAUD juga membentuk karakter, kedisiplinan, serta kemampuan dasar anak sebelum memasuki jenjang pendidikan formal. Namun, peran penting ini kerap dianggap sekadar pengabdian sosial.
Bang Dhin menekankan, kualitas pendidikan tidak dapat terwujud bila kesejahteraan pendidiknya tidak diperhatikan. Guru yang sejahtera diyakininya akan lebih fokus, kreatif, dan optimal dalam mendidik anak-anak.
“Tidak mungkin kita berbicara tentang kualitas pendidikan jika para pendidiknya sendiri masih menghadapi persoalan kesejahteraan. Guru yang sejahtera akan lebih fokus mendidik dan membangun masa depan anak-anak kita,” kata dia.
Ia mendorong pemerintah daerah memperkuat kebijakan afirmatif bagi guru PAUD dan TK, termasuk peningkatan insentif, pelatihan kapasitas, dan program berkelanjutan dalam sistem pendidikan daerah.
Menurut Bang Dhin, perhatian terhadap guru PAUD juga merupakan investasi jangka panjang yang berdampak pada kesiapan belajar anak, penurunan angka putus sekolah, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan.
“Kita tidak boleh melihat ini hanya sebagai isu pendidikan semata, tetapi sebagai investasi strategis bagi masa depan daerah dan bangsa. Jika kita ingin membangun generasi emas Indonesia, maka memperjuangkan kesejahteraan guru PAUD adalah langkah awal yang tidak boleh diabaikan,” ujarnya.
Editor: Tim Redaksi


