• Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Kabupaten Banjar
      • Balangan
      • Hulu Sungai Selatan
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tabalong
      • Tanah Bumbu
      • Tanah Laut
      • Sukamara
      • Tapin
    • KALIMANTAN TENGAH
      • Palangka Raya
      • Pulang Pisau
      • Seruyan
      • Murung Raya
      • Kotawaringin Timur
      • Barito Selatan
      • Kotawaringin Barat
      • Katingan
      • Kapuas
      • Gunung Mas
      • Barito Utara
      • Barito Timur
    • KALIMANTAN TIMUR
      • Samarinda
      • Bontang
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Mahakam Ulu
      • Kutai Timur
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
    • KALIMANTAN BARAT
      • Sambas
      • Mempawah
      • Sanggau
      • Ketapang
      • Sintang
      • Kapuas Hulu
      • Bengkayang
      • Landak
      • Sekadau
      • Melawi
      • Kayong Utara
      • Kubu Raya
      • Pontianak
      • Singkawang
    • KALIMANTAN UTARA
      • Bulungan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Tarakan
      • Tana Tidung
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Reading: [OPINI] Penyiaran, Kebenaran, dan Ketahanan Nasional di Tengah Banjir Informasi
Share
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Font ResizerAa
  • Berita
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN BARAT
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN UTARA
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Opini
Search
  • Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
    • KALIMANTAN TENGAH
    • KALIMANTAN TIMUR
    • KALIMANTAN BARAT
    • KALIMANTAN UTARA
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Follow US
Copyright © 2024 Lentera Kalimantan By LIMBO. All Rights Reserved.
Home [OPINI] Penyiaran, Kebenaran, dan Ketahanan Nasional di Tengah Banjir Informasi
Opini

[OPINI] Penyiaran, Kebenaran, dan Ketahanan Nasional di Tengah Banjir Informasi

lenterakalimantan.com
lenterakalimantan.com
Share
3 Min Read
Penyiaran
Nanik Hayati (Komisioner KPID Kalsel)
SHARE

Oleh: Nanik Hayati (Komisioner KPID Kalsel)

Dua puluh tahun saya hidup di ruang redaksi televisi. Ada satu “mantra” yang saya pegang ketika masih menjadi jurnalis , siapa paling cepat, dia yang menang. Breaking news adalah panggung, dan kecepatan adalah keutamaan.

Saya masih ingat, saat itu kami berlomba dengan waktu telepon berdering tanpa henti, reporter siaga di lapangan untuk live report, suara riuh dari control room untuk menyajikan kecepatan.

Satu hal yang kami kejar: tayang duluan. Karena di masa itu, publik menunggu televisi untuk tahu apa yang sedang terjadi.

Namun hari ini, lanskap itu berubah drastis.

Informasi saat ini mengalir deras, tanpa henti, dari berbagai arah. Media sosial, platform digital, kanal personal semuanya menjadi “penyiar” baru.

Setiap orang bisa menjadi sumber, sekaligus penyebar informasi.

Pertanyaannya, apakah kecepatan masih menjadi nilai utama?

Di era arus informasi yang begitu deras, kecepatan tanpa akurasi justru bisa menjadi bumerang. Kita menyaksikan bagaimana hoaks, disinformasi, bahkan manipulasi konten menyebar lebih cepat daripada klarifikasinya.

Dalam situasi seperti ini, publik tidak hanya butuh yang cepat mereka butuh yang benar, yang terverifikasi, dan yang bisa dipercaya.
Di sinilah penyiaran harus kembali menemukan jati dirinya dan bahkan melampaui itu.

Sebagai komisioner penyiaran daerah, sekaligus mantan jurnalis televisi, saya melihat peran lembaga penyiaran hari ini justru semakin penting.

Bukan sekadar menjadi yang pertama, tetapi menjadi yang paling bertanggung jawab.

Menjadi penjernih di tengah keruhnya informasi. Menjadi penuntun, bukan sekadar pengikut arus.

Kecepatan tetap penting, namun harus berjalan beriringan dengan akurasi, etika, dan kepentingan publik.

Ketika penyiaran menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, maka ia menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat kepercayaan publik, dan merawat kebhinekaan.

Di tengah derasnya arus informasi global, penyiaran nasional adalah benteng.

Benteng yang menjaga masyarakat dari polarisasi. Benteng yang melindungi publik dari manipulasi. Benteng yang memastikan bahwa ruang informasi tetap sehat dan beradab.

Itulah mengapa kolaborasi menjadi kunci. Lembaga penyiaran, regulator, pemerintah, dan masyarakat harus berjalan bersama.

Tidak bisa sendiri-sendiri. Karena ketahanan nasional hari ini tidak hanya dibangun di darat, laut, dan udara tetapi juga di ruang informasi.

Kecepatan tetap penting, namun harus berjalan beriringan dengan akurasi, etika, dan tanggung jawab kebangsaan. Karena penyiaran tentang melayani publik dan menjaga kedaulatan bangsa dari disinformasi.

Mungkin hari ini kita tidak lagi selalu menjadi yang pertama. Namun kita harus memastikan, kita tetap menjadi yang paling dapat dipercaya.

Karena pada akhirnya, bukan yang tercepat yang akan menguatkan bangsa… melainkan informasi yang paling valid dan terpercaya.

Selamat Hari Penyiaran Nasional ke-93.

*Opini ini sepenuhnya merupakan pandangan penulis dan tidak mencerminkan sikap resmi redaksi.

Editor: Rizki

Terpopuler

catin
Cegah Stunting Sejak Dini, TP PKK Tanah Laut Bekali Catin Persiapan Menuju Generasi Emas 2045
KALIMANTAN SELATAN
Woow! Kopi Robusta Mangkara Dikembangkan di Tanah Laut
Berita
Hutan Galam Jadi Penambah Indahnya Panorama Alam Pantai JBG
Berita
Di Luar Areal Tambang, JBG Hijaukan DAS Tahura Seluas 3251 Hektar
Berita
Mehbob Menilai Kubu Muldoko Produksi Kebohongan Baru
Berita

You Might Also Like

[OPINI] Habibienomic dan Prabowonomic: Pelajaran Masa Lalu Menuju Paradigma Baru Ekonomi Indonesia

Meningkatkan Minat Belajar Secara Daring Dimasa Pandemi Saat Ini

[OPINI] Di Negeri Kapitalisme: Saat Uang Menentukan Hukum dan Kekuasaan

HAFECS dan Program Organisasi Penggerak Berfokus Pada Peningkatan Kualitas Guru di Banua

Merancang Ekonomi Kewargaan Melalui Koperasi dan UMKM Menuju Kebangkitan Ekonomi Nasional

Prabowo di Antara Tokoh-Tokoh Tangguh

[OPINI] 700 SHM Warga Bekambit Dibatalkan: Negara di Pihak Siapa?

Mengubah Alur Sungai Mahakam Menjadi Sumber PAD Baru

Politik (kenyataan) di Kontestasi Politik

[OPINI] Embargo dan Perlawanan Intelektual Iran VS Keheningan Intelektual “Negara Konoha” di Tengah Oligarki

Share This Article
Facebook X Flipboard Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Linae Linae Victoria Aden Ditunjuk sebagai Penjabat Sekda Kalteng, Siap Perkuat Kinerja Birokrasi
Next Article Pemeriksaan Administrasi Awal Penerimaan Polri di Polres Tabalong Libatkan Pengawas Internal dan Eksternal

Latest News

35 tahun
35 Tahun Mengabdi, Leonard S. Ampung Titip Pesan Pelayanan Terbaik untuk ASN
KALIMANTAN TENGAH April 1, 2026
BPK
Optimis Raih WTP 12 Kali Beruntun, Bupati Tabalong Serahkan LKPD ke BPK
KALIMANTAN SELATAN April 1, 2026
Pemprov dan Daerah Se-Kaltim Serahkan LKPD 2025, Targetkan WTP Kembali Diraih
Berita April 1, 2026
Fokus Pelayanan Dasar, Gubernur Harum Tekankan Prioritas RKPD Kaltim 2027
Berita April 1, 2026
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Follow US
© 2026 Lentera Kalimantan. All Rights Reserved. Designed by HCD
  • INFO REDAKSI
  • Contact Us
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Kode Etik
  • SOP WARTAWAN
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?