lenterakalimantan.com, SAMARINDA – Menteri Agama Republik Indonesia, KH Nasaruddin Umar, mengapresiasi keberadaan Masjid Islamic Center Samarinda yang dinilai sebagai salah satu masjid terbaik di Indonesia.
“Alhamdulillah, Masjid Islamic Center ini merupakan salah satu masjid terbaik di Indonesia. Kita patut berbangga memiliki masjid yang begitu megah dan ideal seperti ini,” ujarnya saat menyampaikan tausiyah pada Tabligh Akbar dalam rangkaian Bridging Konferensi Imam Internasional di Masjid Islamic Center Samarinda, Sabtu (25/4/2026).
Menurutnya, Masjid Islamic Center tidak hanya menjadi ikon kota, tetapi juga berperan sebagai “jantung” kehidupan masyarakat Samarinda. Karena itu, ia mengajak seluruh pengelola dan jamaah untuk mengoptimalkan fungsi masjid sebagai pusat peradaban umat, sebagaimana pada masa Rasulullah SAW.
“Saya berharap masjid yang besar dan luar biasa ini dapat meniru konsep masjid Rasulullah, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan ekonomi umat,” katanya.
Lebih lanjut, Nasaruddin Umar menekankan pentingnya penguatan peran masjid dalam mendorong kemandirian ekonomi umat. Ia mencontohkan pengelolaan modern yang diterapkan di Masjid Istiqlal, yang kini mulai mengembangkan berbagai unit usaha.
“Ke depan, kita ingin masjid mampu memperkuat ekonomi umat. Di mana ada masjid, di situ harus ada pusat aktivitas masyarakat. Jika dikelola dengan baik, masjid bahkan bisa mandiri tanpa bergantung pada APBN maupun APBD,” jelasnya.
Ia menambahkan, kunci utama dalam pengelolaan masjid adalah kepercayaan (trust) serta manajemen yang profesional dan transparan.
“Mari kita jadikan Masjid Islamic Center ini sebagai contoh teladan bagi masjid lainnya. Jangan hanya besar secara fisik, tetapi juga besar dalam prestasi dan kontribusi bagi umat,” pesannya.
Di akhir sambutannya, Menteri Agama menyampaikan optimisme terhadap masa depan Kalimantan Timur di bawah kepemimpinan pemerintah daerah saat ini.
“Saya yakin, di bawah kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur, Kalimantan Timur akan menjadi percontohan masyarakat religius dan berdaya di masa depan,” pungkasnya.


