lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, resmi membuka Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang Sekolah Dasar (SD) Tingkat Kota Banjarmasin Tahun 2026 di Kompleks Sekolah Kristen Galilea Banjarmasin, Selasa (12/5/2026).
Pembukaan kegiatan disambut antusias oleh para peserta, kepala sekolah, guru pembimbing, serta orang tua murid yang memadati lokasi acara. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Ryan Utama, camat se-Kota Banjarmasin, dan dewan juri perlombaan.
FLS3N merupakan ajang bagi pelajar untuk menampilkan kemampuan di bidang seni dan sastra. Tahun ini, kegiatan mengusung tema “Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya”.
Acara pembukaan diawali penampilan musikalisasi puisi oleh siswa Sekolah Kristen Galilea selaku tuan rumah, dilanjutkan penyematan nomor urut peserta dan pemukulan gong oleh Wali Kota Banjarmasin sebagai tanda resmi dimulainya festival.
Dalam sambutannya, Muhammad Yamin HR menekankan pentingnya pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pengembangan bakat dan pembentukan karakter melalui seni dan budaya.
“Kegiatan seperti FLS3N ini memiliki makna penting dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni, budaya, dan kreativitas. Saya juga mengapresiasi jajaran Dinas Pendidikan, para guru, dan pendamping yang telah membantu anak-anak mempersiapkan diri dalam gelaran ini,” ujarnya.
Ia berharap melalui ajang tersebut lahir generasi muda Banjarmasin yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter budaya dan kemampuan berprestasi hingga tingkat lebih tinggi.
“Kepada para peserta, tampilkan kemampuan terbaik dan percaya diri untuk terus berkembang. Orang tua dan guru juga diharapkan terus memberikan dukungan agar potensi anak-anak dapat berkembang maksimal,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama, mengatakan FLS3N tingkat SD tahun ini diikuti 150 siswa terbaik dari 67 sekolah di lima kecamatan.
Berbagai cabang lomba dipertandingkan, mulai dari gambar bercerita, menyanyi solo, mendongeng, seni tari, menulis cerita, kriya, hingga seni pantomim.
“Ini menjadi ruang kreativitas dan eksplorasi seluas-luasnya bagi anak didik kita agar bisa berprestasi dan berdaya saing,” katanya.
Ryan juga mengingatkan capaian tahun sebelumnya, di mana perwakilan Kota Banjarmasin pada cabang seni tari berhasil mewakili Kalimantan Selatan di tingkat nasional.
“Mudah-mudahan tahun ini kembali ada perwakilan kita yang bisa melaju ke tingkat nasional,” harapnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Banjarmasin menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan minat dan bakat pelajar sebagai bagian dari upaya mencetak generasi yang unggul secara akademik maupun karakter.
Editor: Tim Redaksi


