lenterakalimantan.com, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru memastikan bonus bagi atlet dan pelatih berprestasi pada ajang Porprov Kalimantan Selatan (Kalsel) 2025 tetap akan direalisasikan melalui skema Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.
Kepastian tersebut disampaikan dalam forum keterbukaan informasi bersama perwakilan cabang olahraga (cabor) se-Kota Banjarbaru di Aula Karamunting, Selasa (12/5/2026). Pertemuan dipimpin Plt Sekretaris sekaligus Kepala Bidang Olahraga, Dewi Sukma Sari.
Dalam forum itu, Dewi menegaskan pemerintah daerah tetap memberikan perhatian terhadap atlet dan pelatih yang masih menunggu kepastian bonus atas prestasi mereka di ajang Porprov 2025.
“Pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap perjuangan dan prestasi atlet Kota Banjarbaru. Saat ini proses penganggaran sedang berjalan melalui tahapan pembahasan bersama TAPD dalam Perubahan APBD 2026,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penganggaran bonus tersebut merupakan instruksi langsung dari Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan penghargaan kepada insan olahraga yang telah mengharumkan nama daerah.
Namun demikian, kata Dewi, pemerintah tetap harus menyesuaikan kebijakan tersebut dengan kemampuan fiskal daerah. Karena itu, nominal bonus masih dalam tahap sinkronisasi dan belum dapat diumumkan secara resmi.
Meski begitu, Pemkot Banjarbaru memastikan proses penganggaran terus berjalan. Jika seluruh tahapan administrasi dan pembahasan anggaran berjalan sesuai jadwal, bonus atlet dan pelatih diproyeksikan dapat direalisasikan pada Oktober 2026.
Disporabudpar Kota Banjarbaru juga meminta seluruh pengurus cabang olahraga membantu menyampaikan informasi tersebut kepada atlet dan pelatih agar tidak terjadi kesalahpahaman di lapangan.
“Kami berharap seluruh cabang olahraga dapat membantu menyampaikan informasi ini secara baik kepada para atlet dan pelatih agar situasi tetap kondusif,” katanya.
Dalam forum tersebut, dialog berlangsung terbuka antara pemerintah daerah dan perwakilan cabang olahraga. Pemerintah menegaskan perhatian terhadap dunia olahraga tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan Kota Banjarbaru.
Menurut Dewi, bonus atlet bukan sekadar penghargaan dalam bentuk materi, tetapi juga simbol apresiasi terhadap kerja keras, disiplin, dan dedikasi atlet, pelatih, serta official yang telah membawa nama Banjarbaru berprestasi di tingkat provinsi.
“Kami dari Disporabudpar Kota Banjarbaru juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, official, dan cabang olahraga yang telah mengharumkan nama daerah melalui prestasi pada ajang Porprov 2025 lalu,” ucapnya.
Melalui forum tersebut, Pemkot Banjarbaru berharap hubungan antara pemerintah daerah dan insan olahraga tetap harmonis guna mendukung keberlanjutan pembinaan olahraga di Kota Banjarbaru.
Sumber: Yds/MedCenBJB
Editor: Tim Redaksi


