lenterakalimantan.com, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong kembali menyalurkan beasiswa Triwulan II melalui program Satu Desa Satu Da’i. Penyerahan dilakukan di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi, Rabu (17/06/2026).
Beasiswa tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, kepada perwakilan delapan pondok pesantren (ponpes) di Bumi Saraba Kawa yang telah menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah.
84 Santri Terima Beasiswa
Dalam program ini, tercatat sebanyak 84 santri menerima bantuan beasiswa. Rinciannya, 39 orang dari kelas 10, 30 orang kelas 11, dan 15 orang kelas 12.
Program ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Tabalong dalam mendukung pendidikan keagamaan sekaligus mencetak generasi dai di tingkat desa.
Sinergi Pemkab dan Ponpes
Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari sinergi antara pemerintah daerah dan pondok pesantren.
“Kerja sama ini merupakan bentuk sinergi yang sangat baik antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan keagamaan dalam menyiapkan generasi muda yang berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter serta memperkuat pemahaman keagamaan para santri sebagai bekal masa depan.
Pesan untuk Penerima Beasiswa
Bupati yang akrab disapa Haji Fani itu juga berpesan kepada para penerima beasiswa agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.
“Belajarlah dengan sungguh-sungguh, jaga disiplin, hormati para guru dan pengasuh pesantren, serta terus tingkatkan kemampuan dan pemahaman keagamaan,” pesannya.
Program satu desa satu da’i diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Editor: Rizki


