lenterakalimantan.com, BATULICIN – Kecelakaan lalu lintas tragis di Jalan Alternatif Batulicin–Banjarbaru, tepatnya di Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, pada Sabtu (1/8/2026), merenggut tujuh nyawa. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.00 Wita itu melibatkan sebuah mobil pikap yang membawa rombongan mahasiswa dan sebuah truk tangki bahan bakar minyak (BBM).
Berdasarkan informasi sementara, korban meninggal dunia terdiri atas dua mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM), tiga mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU), seorang sopir truk tangki BBM, dan seorang anggota Karang Taruna. Sementara itu, satu korban lainnya mengalami luka-luka dan saat ini menjalani perawatan di rumah sakit.
Rombongan mahasiswa diketahui sedang dalam perjalanan menuju kawasan wisata Sungai Alut, Kecamatan Mantewe. Namun nahas, saat melintas di ruas Jalan Alternatif Batulicin–Banjarbaru, kendaraan yang mereka tumpangi terlibat tabrakan dengan truk tangki BBM.
Ketua Serikat Ambulance Emergency Tanah Bumbu, Muhajir, membenarkan jumlah korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Tim ambulans bersama petugas gabungan bergerak cepat mengevakuasi seluruh korban dari lokasi kejadian.
“Ya mas, untuk korban ada tujuh korban jiwa yang dievakuasi ke Puskesmas Mantewe,” ujar Muhajir kepada lenterakalimantan.com.
Setelah proses evakuasi selesai, aparat kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab kecelakaan.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti tabrakan antara mobil pikap dan truk tangki BBM tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Editor: Muhammad Tamyiz


