lenterakalimantan.com, MARTAPURA – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar memastikan penanganan kerusakan ruas jalan di Desa Pingaran Ilir segera direalisasikan dengan desain baru yang disesuaikan kondisi lapangan.
Kerusakan jalan yang kini meluas hingga sekitar 76 meter tersebut telah memasuki tahap perencanaan teknis lanjutan oleh Bidang Bina Marga.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRP Kabupaten Banjar, Milky Rosadie, mengatakan pihaknya telah melakukan review desain untuk menentukan metode pekerjaan paling tepat agar sesuai dengan kondisi lokasi.
Salah satu tantangan utama dalam proses penanganan adalah mobilisasi material. Biasanya material konstruksi dibawa melalui jalur sungai, namun saat ini kondisi sungai mengalami penurunan debit air sehingga tidak dapat dimaksimalkan.
Baca juga: Kerusakan Jalan Pingaran Ilir Meluas hingga 76 Meter, Pemkab Banjar Tunggu Hasil Survei Teknis
Selain itu, akses menuju lokasi juga terbatas karena hanya memiliki lebar sekitar lima meter, sehingga menyulitkan distribusi material dalam ukuran besar.
“Jadi kita mendapatkan alternatif desain, dipotong dulu per segmen, lalu dipasang. Untuk ukurannya kita mencari yang ada di pasaran,” jelas Milky, Jumat (21/8/2026).
Ia menegaskan, berbagai aspek teknis harus benar-benar diperhitungkan agar penanganan tidak justru memperburuk kondisi jalan di kemudian hari.
PUPRP Banjar juga akan melakukan pengadaan kontraktor baru melalui mekanisme mini kompetisi. Kontraktor yang dipilih diharapkan memiliki pengalaman serta kesiapan menghadapi medan pekerjaan yang cukup menantang.
Untuk anggaran penanganan, pemerintah daerah menyiapkan sekitar Rp2,3 miliar. Sementara itu, pelaksanaan pekerjaan diperkirakan dapat dimulai paling cepat dalam satu minggu ke depan, dengan durasi pengerjaan sekitar tiga hingga empat bulan, tergantung kondisi di lapangan.
Editor: Rizki


