Lenterakalimantan.com, BALIKPAPAN – Kalimantan Timur kembali menjadi lokasi agenda strategis pemerintah pusat di sektor energi. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyambangi Kaltim, Kamis (22/10/2026), untuk meresmikan fasilitas produksi migas, meninjau survei seismik laut dalam, hingga melihat perkembangan Kilang RDMP Balikpapan.
Kunjungan kerja selama satu hari itu menyasar Balikpapan dan Kabupaten Kutai Kartanegara. Sejumlah agenda tersebut berkaitan dengan pengembangan sektor minyak dan gas bumi (migas), mulai dari kegiatan hulu hingga pengolahan minyak.
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menyambut kedatangan Bahlil di VIP Room Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan. Penyambutan berlangsung di tengah kondisi cuaca yang disebut Rudy masih kurang kondusif.
“Selamat datang Kanda Menteri. Maaf cuaca masih kurang kondusif,” ujar Rudy sembari mengalungkan syal bermotif manik khas Dayak.
“Terima kasih Pak Gubernur,” jawab Bahlil.
Setelah beristirahat sejenak, Rudy mengantar Bahlil bersama rombongan Kementerian ESDM menuju Samboja, Kutai Kartanegara. Di lokasi tersebut, Bahlil menghadiri peresmian penerimaan Gas JNE-6 dan fasilitas produksi Lapangan Maha-South Hub di FPU Jangkrik, Muara Bakau.
Agenda berlanjut dengan peninjauan survei seismik 3D/4D Deepwater Kutai Basin menggunakan Kapal Sovereign. Rangkaian kunjungan ditutup dengan peninjauan Kilang Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan.
Tiga agenda tersebut memperlihatkan luasnya cakupan kegiatan sektor energi yang menjadi perhatian dalam kunjungan Bahlil ke Kaltim, yakni pengembangan fasilitas produksi, eksplorasi potensi migas laut dalam, dan pengolahan minyak.
Bahlil yang juga menjabat Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi turut didampingi Direktur Jenderal Migas Laode Sulaiman, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, serta CEO SMB Mirko Araldi.
Sementara itu, penyambutan di bandara turut dihadiri Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, Kepala Dinas ESDM Kaltim Bambang Arwanto, Kepala Perwakilan SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi Harianto Syafrie, serta jajaran terkait.


