lenterakalimantan.com, BARABAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Pemkab HST) melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan bekerjasama dengan TP PKK HST menggelar lomba Festival Pangan Lokal di Gedung PKK Kab HST, Selasa (12/7/2022).
Dalam lomba tersebut dihadiri langsung oleh Bupati HST H Aulia Oktafiandi dengan mengangkat tema “Upaya pencegahan stunting dengan memanfaatkan pangan lokal yang beragam, bergizi seimbang dan aman (B2SA).
Berdasarkan penilaian dari lomba itu, Kecamatan Limpasu meraih juara I, selanjutnya pemenang ke II disusul Kecamatan Batang Alai Selatan (BAS), pemenang ke III Kecamatan Haruyan. Kemudian, Juara harapan I Kecamatan Batu Benawa, Harapan II Kecamatan Hantakan, dan harapan III Kecamatan Labua Amas Selatan, serta sebagai Juara Favorit adalah Kecamatan Batu Benawa.
Bupati HST H Aulia Oktafiandi pun memberikan apresiasi atas sinergitas yang baik antara Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan dengan Tim Penggerak PKK Kab HST yang selalu aktif dan terus meningkatkan perannya dalam menjaga dan melestarikan kearifan lokal dengan menggelar lomba tersebut dengan memunculkan ragam menu khas daerah.
Lebih lanjut, Bupati menilai festival pangan lokal ini adalah salah satu usaha pemerintah dalam hal penurunan stunting, serta bentuk usaha pihaknya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Untuk menjawab permasalahan ini dibutuhkan sebuah kerjasama dan peningkatan wawasan, yang maksudnya disini Dinas Ketahanan Pangan kami mengharapkan mampu mengambil ide-ide kearifan-kearifan yang ada di masyarakat, contohnya festival pangan yang kita lakukan ini adalah kita gandeng PKK se Kabupaten HST,” ungkap Bupati.
Kemudian, merujuk pada program kerja yang telah dilaksanakan, tentunya diharapkan dapat terus ditingkatkan terutama sinergitas dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten, Kecamatan hingga Kampung harus dilaksanakan. Selain itu juga, bermitra dengan pihak swasta seperti perusahaan jika diperlukan, maka dapat dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Bupati kembali menegaskan kegiatan lomba B2SA merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pangan masyarakat HST dan yang pada akhirnya bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) HST dengan melaksanakan pola konsumsi B2SA, serta mengoptimalkan sumber daya pangan local.
Selanjutnya, Bupati sangat mengharapkan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan mampu mengambil ilmu memperkuat wawasannya dengan cara berkoordinasi, terutama dengan pengampunya dan mampu bekerjasama agar semuanya bisa ada penigkatan setiap tahun.
“Kita harapkan lomba ini menjadi langkah awal dan juga solusi terhadap bagaimana kita mengubah sikap dan membuat sebuah kebiasaan baru,” pungkasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Ahmad Fathoni melaporkan, tujuan dilaksanakan festival Pangan Lokal beragam bergizi seimbang dan aman (B2SA) adalah pertama untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat pentingnya konsumsi pangan B2SA untuk meningkatkan kualitas hidup dan pencegahan stunting.
Lebih lanjut, Ahmad Fathoni melaporkan, yang kedua mendorong dan meningkatkan kreatifitas masyarakat pada umumnya, dan ibu rumah tangga pada khususnya dalam memilih, menentukan, menyusun, dan menciptakan menu B2SA berbasis sumber daya lokal dengan pangan sumber kabohidrat yaitu jagung.
Kemudian, yang ketiga, membangun budaya keluarga dan masyarakat untuk mengkonsumsi aneka menu makanan khas daerah sesuai prinsip B2SA.
“Tema festival pangan lokal tingkat Kabupaten HST Tahun 2022 ini adalah upaya pencegahan stunting dengan memanfaatkan pangan lokal yang beragam bergizi seimbang dan aman. Peserta festival adalah Tim Penggerak PKK Kecamatan se-Kab HST sebanyak 11 kecamatan,” tutupnya. Dalam lomba tersebut turut dihadiri Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Ahmad Fathoni, Ketua GOW Kab HST Hj Fauziah Hasby Mansyah Sabri, Ketua TP PKK Kecamatan dan undangan lainnya.


