lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Sekian lama dinanti masyarakat, Akhirnya Habib Syech Abdul Qodir Assegaf hadir di Kabupaten Tanah Laut.
Kehadiran Habib Syech memenuhi undangan Yayasan Pendidikan Islam Noor Hasyim untuk mengisi kegiatan Sholawat Akbar sekaligus syukuran Muhammad Satrya putra dari H Endang Agustina, Rabu (13/7/2022) di Alun-alun Samping Masjid Jami Noor Hasyim, Kelurahan Karang Taruna, Kecamatan Pelaihari, Tanah Laut.
Kedatangan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf di Tanah Laut sangat dinantikan masyarakat yang rindu akan sholawat nabi dan syair bermuatan pesan tentang cinta terhadap tanah air.
Dari informasi yang dihimpun dari media ini setelah shalat Maghrib jamaah sudah terlihat datang ke lokasi acara dan terlihat kantong parkiran sudah mulai penuh dipadati kendaraan roda dua dan empat.
Acara yang dimulai sekitar pukul 20.30 Wita, sudah ribuan jamaah memadati acara sholawat Akbar bersama. Jemaah tersebut datang dari Tala maupun Kabupaten Banjarbaru dan Banjar.
Hanafi salah satu jamaah mengatakan, datang dari Batakan, Kecamatan Panyipatan, Tanah Laut dan mengaku senang dimana bisa kembali bersholawat bersama habib syech.
“Saya sekeluarga dari Batakan datang rombongan ikut hadir di sholawat Akbar ini, dan senang sekali karena sudah lama tidak ada acara sholawat seperti ini,”tandasnya.
Pelaksana kegiatan Sholawat Akbar bersama H Endang Agustina dalam mengatakan, pihaknya sangat bersyukur bisa kembali menggelar Sholawat di Tanah Laut bersama Habib Syech.
“Saya atas nama penyelenggara kegiatan banyak mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah berkenan hadir di acara Sholawat Akbar bersama ini,”katanya.
Ia tambahkan, sudah sekian lamanya masyarakat Tala ingin melepas kerinduannya bersholawat bersama Habib Syech.
Sholawat Akbar Menghadirkan Habib Syech Membawa Berkah Pedagang
Tidak saja jamaah yang hadir merasa gembira dan senang bersholawat bersama, namun dari kalangan pedagang sendiri mengaku kebanjiran rezeki banyak dari jamaah yang hadir memborong jualannya.
Seperti pedagang kue Apam asli Kalimantan Selatan yang dijual oleh
Hilmi jauh datang dari Barabai HST, datang berjualan di acara Sholawat Akbar ini sejak sore.
“Kami dari Barabai datang lima orang , semua jualan kue Apem dan dodol, pada acara ini semua kue Apem laris terjual,”katanya.
Ia tambahkan, mengetahui adanya acara Sholawat Akbar bersama didapat dari media sosial yang sudah menyebar luas.
Ditanya berapa pendapatan semua kalau kue Apem terjual ? Hilmi mengaku omset bisa mencapai 3 juta lebih.
“Satu bungkus kue Apem dijual dengan harga Rp.10 ribu, untuk kue dodol dijual per bungkus Rp 5 ribu,”tandasnya.


