Covid-19 Meningkat, Oksigen di RSHB Tala Menipis

lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Kasus Covid-19 di Kabupaten Tanah Laut, terus meningkat membuat rumah sakit RSUD Hadji Boejasin atau RSHB, kekurangan pasokan oksigen. Bahkan pihak rumah sakit, menambah ruang pasien untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan pasien Covid-19.

Direktur RSUD Hadji Boejasin Pelaihari dokter Isna Farida saat di hubungi Kamis (29/07) mengatakan, saat ini Kasus Covid-19 semakin meningkat. Pertama kali terjadi kasus Covid-19 di Kabupaten Tanah Laut, dalam sehari menangani belasan pasien Covid-19 saja. Namun sekarang ini, setiap hari sudah mencapai puluhan pasien ditangani pihak RSUD Hadji Boejasin.

Tidak itu saja kata Isna , kondisi pasien yang datang ke RSUD Hadji Boejasin lebih parah, pasien mempunyai gejala sesak berat dan hampir 50 persen pasien yang ditangani gejala terkena Covid-19 lebih parah karena sesak nafas.

“Hari ini sudah ada 68 pasien Covid-19 yang dirawat” ucapnya

Isna bilang, dari awal terjadinya Covid-19, pihak RSUD Hadji Boejasin sudah menyiapkan ruangan pasien, 20 tempat tidur ditambah lagi diawal tahun 2021 menjadi 30 ruangan ada kenaikan kasus terakhir menjadi 60 ruangan.

“Karena kasus Covid-19 terus meningkat ditambah lagi menjadi 83 ruangan dari jumlah itu, paling terisi oleh pasien sekitar 70 ruangan” jelasnya

Isna mengatakan, karena semakin meningkatnya pasien Covid-19 dan mempunyai gejala sesak nafas, pihak RSUD Hadji Boejasin terkendala oleh pasokan oksigen susah didapat. Karena, kelangkaan oksigen ditingkat produsen sangat tinggi permintaan.

“Kebutuhan oksigen di RSUD Hadji Boejasin sendiri sebelum ada kasus covid-19, dalam sehari 40-30 tabung dan lancar pengiriman oksigennya ada. Saat ini RSUD Hadji Boejasin membutuhkan oksigen dalam sehari 200 tabung tapi oksigennya yang susah dicari ” katanya Isna Farida.

Ia merinci penanganan pasien Covid-19 di RSUD Hadji Boejasin dari awal perawatan terjadi kasus Covid-19 dari 83 ruangan terisi 56 pasien. Ada Suspek 5 pasien, terkonfirmasi Covid-19 ada 51 pasien, di IGD ada 4 pasien suspek dan 3 terkonfirmasi Covid-19.

Kemudian pasien yang sembuh dirawat ada 8 orang dan yang meninggal 6 orang. Dari jumlah awal terjadinya Covid-19 pasien yang meninggal sebanyak 114 pasien positif Covid-19, dan yang suspek 42 orang.

Total pasien suspek Covid-19 yang sembuh 481 orang dan yang sembuh terkonfirmasi Covid-19 ada 705 orang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.