Polres Tapin Gelar Vaksinasi Tahap II Untuk Masyarakat Umum

lenterakalimantan.com, RANTAU – Polres Tapin bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin kembali melaksanasakan vaksinasi Covid-19 tahap II, Sabtu (17/07/2021) Diaula Pendopo Rantau Baru.

Vaksinasi tahap II untuk masyarakat ini lanjutan vaksinasi tahap pertama yang telah dilaksanakan Polres Tapin pada Rabu (16/06/2021) bulan lalu ditempat yang sama.

Sebanyak 240 masyarakat yang telah mengikuti vaksinasi tahap pertama kini kembali mengikuti vaksinasi tahap kedua pada hari ini.

Kapolres Tapin AKBP Pipit Subiyanto SIK MH melalui Wakapolres Tapin Kompol Irwan SST SH mengatakan, masyarakat yang mengikuti vaksinasi tahap II ini adalah mereka yang telah mengikuti vaksinasi tahap pertama pada bula lalu.

“Vaksinasi yang digelar Polres Tapin ini dalam rangka memberikan rasa aman kepada masyarakat untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19,” kata Kompol Irwan.

Seperti yang diketahui, Polres Tapin bersama Dinkes Tapin melaksanakan vaksinasi massal untuk para lansia, pelayanan publik dan tenaga kesehatan yang belum di vaksin dengan target sasaran vaksinasi massal sebanyak 8.069 yang akan dilaksanakan secara bertahap.

“Vaksinasi hari pertama tahap kedua ini vasksinasi di berikan kepada 240 orang,” kata Kompol Irwan.

Sementara itu Agus Ari Supriadi Kasi Surveilance dan Imunisasi, Bidang Pencegahan dan Pengendalian Dinkes Tapin mengatakan untuk mendukung vaksinasi Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin menyediakan tenaga medis untuk 5 tim yang terdiri antara 8 dan 9 orang.

“Hal ini dalam rangka mensukseskan vaksinasi yang dilaksanakan oleh Polres Tapin,” ungkapnya.

Dalam kegiatan ini, peran dinas kesehatan hanya membantu mensukseskan program 1 juta vaksin di Kabupaten Tapin dengab sasaran para lansia, pelayan publik, termasuk usia rentan dan tenaga kesehatan atau pelayan publik yang belum di vaksin.” Paparnya.

“Tim sendiri terdiri dari petugas data sampai petugas screening dari para dokter, dimana pertama mereka harus mendaftar dulu, setelah discreening atau diperiksa kesehatannya, setelah itu baru mereka boleh di vaksin oleh vaksinator dan kemudian dilakukan observasi 15 menit setelah di vaksin.” Paparnya.

lenterakalimantan.com, RANTAU – Polres Tapin, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin, kembali melaksanasakan vaksinasi Covid-19 tahap II, Sabtu (17/07/2021) Diaula Pendopo Rantau Baru.

Vaksinasi tahap II untuk masyarakat ini, lanjutan vaksinasi tahap pertama yang telah dilaksanakan Polres Tapin pada Rabu (16/06/2021) bulan lalu ditempat yang sama.

Sebanyak 240 masyarakat yang telah mengikuti vaksinasi tahap pertama, kini kembali mengikuti vaksinasi tahap kedua pada hari ini.

Kapolres Tapin AKBP Pipit Subiyanto SIK MH melalui Wakapolres Tapin Kompol Irwan SST SH mengatakan, masyarakat yang mengikuti vaksinasi tahap II ini adalah mereka yang telah mengikuti vaksinasi tahap pertama pada bula lalu.

“Vaksinasi yang digelar Polres Tapin, ini dalam rangka memberikan rasa aman kepada masyarakat untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19,” kata Kompol Irwan.

Seperti yang diketahui, Polres Tapin bersama Dinkes Tapin melaksanakan vaksinasi massal untuk para lansia, pelayanan publik dan tenaga kesehatan yang belum di vaksin dengan target sasaran vaksinasi massal sebanyak 8.069 yang akan dilaksanakan secara bertahap.

“Vaksinasi hari pertama tahap kedua ini di berikan kepada 240 orang dan kembali diberikan untuk tahap kedua ,” kata Kompol Irwan.

Sementara itu Agus Ari Supriadi Kasi Surveilance dan Imunisasi, Bidang Pencegahan dan Pengendalian Dinkes Tapin mengatakan untuk mendukung vaksinasi Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin menyediakan tenaga medis untuk 5 tim yang terdiri antara 8 dan 9 orang.

“Hal ini dalam rangka mensukseskan vaksinasi massal yang dilaksanakan oleh Polres Tapin,” ungkapnya.

Dalam kegiatan ini, peran dinas kesehatan hanya membantu mensukseskan program 1 juta vaksin di Kabupaten Tapin dengab sasaran para lansia, pelayan publik, termasuk usia rentan dan tenaga kesehatan atau pelayan publik yang belum di vaksin.” Paparnya.

“Tim sendiri terdiri dari petugas data sampai petugas screening dari para dokter, dimana pertama mereka harus mendaftar dulu, setelah discreening atau diperiksa kesehatannya, setelah itu baru mereka boleh di vaksin oleh vaksinator dan kemudian dilakukan observasi 15 menit setelah di vaksin.” Paparnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.