lenterakalimantan.com, PARINGIN – Pembangunan Istana anak yatim menjadi salah satu program utama yang dijanjikan selama masa kepemimpinan Bupati Balangan H Abdul Hadi dan H Supiani.
Melalui program Membangun Desa Menata Kota, pembangunan rumah yatim itu bertujuan untuk memberikan pengasuhan layak dan pendidikan yang baik untuk masa depan anak yatim.
Lantas seperti apa pembangunannya sekarang ?
Proyek pembangunan Istana Anak Yatim yang bertempat di eks Kantor Dinas Perpustakaan Balangan Desa Lingsir, Kecamatan Paringin Selatan, faktanya sudah berjalan sekitar 50 persen.
“Bobot pekerjaan fisiknya aja sudah 50 persen lebih, kalau dengan total keseluruhan item lengkap dengan pemesanan kusen, keramik, konstruksi atap, dan lain-lain,” kata pengawas lapangan pembangunan Istana Anak Yatim, Tri Hamdani, Rabu (13/7).
Adapun proyek pembangunan istana anak yatim itu nantinya akan menampung sebanyak 100 anak yatim.
“Desain bangunan lantai dua dengan luas 10×40 meter persegi. Pembangunan ini kita mulai setelah Idul Fitri 2022 dengan mengerahkan sebanyak 23 orang pekerja. Kita haraokan bisa selesai sesuai target Bupati,” jelas Bendahara Yayasan Telaga Rasulullah Muhammad Rafi’i.
Diketahui saat peletakan Batu pertama Bupati H Abdul Hadi, Istana Anak Yatim itu diharapakan dapat menjadi kebanggaan Kabupaten Balangan.
Selain sebagai tanggung jawab pemerintah untuk memperhatikan segala aspek untuk anak yatim piatu, hal itu dapat menjadi inspirasi bagi pengusaha di Balangan untuk terketuk hatinya membantu anak yatim.


