lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Ulama dan Umara siap menjaga situasi kondusif menjelang pesta demokrasi 2024 mendatang. Selain itu siap mewujudkan kerukunan dan kekompakan.
Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Hijrah Jorong, Tanah Laut KH Mukeri Yunus , mengatakan, pada Seminar Kamtibmas Polres Tanah Laut Menjelang Pemilu Tahun 2024 membawa tema “Nikmatnya Kebersamaan Ulama dan Umaro untuk menjaga Kamtibmas menjelang Pemilu Tahun 2024”, Selasa (13/12).
Menyampaikan pesan agar seluruh lapisan masyarakat untuk menjauhi sifat kebencian. Lantaran sifat tersebut dapat merusak suasana pemilu.
KH Mukeri Yunus katakan, sifat kebencian bisa dihilangkan dengan cara perbanyak silaturahmi, dari itu akan terbentuk rasa kompak dan persatuan seluruh umat beragama.
Lanjut Ketua Dewan Pengurus Wilayah Ikatan Pesantren Indonesia Kalimantan Selatan (DPW IPI Kalsel), ciri orang sifat kebencian biasanya dibarengi dengan rasa ego, ambisi dan emosi tinggi.
“ciri orang seperti itu memiliki emosi dan kemauan besar dari dorongan hawa nafsu. Ini akan sulit mendapat rahmat,”ucapnya.
Ia sebutkan, kamtibmas bisa dilakukan dengan sungguh-sungguh dan benar, Pemilu 2024 akan datang berjalan aman dan lancar, tanpa ada gangguan apapun.
KH Mukeri Yunus tegaskan, mewujudkan kamtibmas di masyarakat menjelang Pemilu 2024 diperlukan peran ulama dan umara. Karena kedua unsur tersebut baik, maka seluruh masyarakat akan baik pula.
“Apabila dua golongan itu baik (ulama dan umara), baik dalam hubungan, komunikasi, dan akhlak maka semua manusia dan bangsanya juga ikut baik,”tegasnya.


