• Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Kabupaten Banjar
      • Balangan
      • Hulu Sungai Selatan
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tabalong
      • Tanah Bumbu
      • Tanah Laut
      • Sukamara
      • Tapin
    • KALIMANTAN TENGAH
      • Palangka Raya
      • Pulang Pisau
      • Seruyan
      • Murung Raya
      • Kotawaringin Timur
      • Barito Selatan
      • Kotawaringin Barat
      • Katingan
      • Kapuas
      • Gunung Mas
      • Barito Utara
      • Barito Timur
    • KALIMANTAN TIMUR
      • Samarinda
      • Bontang
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Mahakam Ulu
      • Kutai Timur
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
    • KALIMANTAN BARAT
      • Sambas
      • Mempawah
      • Sanggau
      • Ketapang
      • Sintang
      • Kapuas Hulu
      • Bengkayang
      • Landak
      • Sekadau
      • Melawi
      • Kayong Utara
      • Kubu Raya
      • Pontianak
      • Singkawang
    • KALIMANTAN UTARA
      • Bulungan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Tarakan
      • Tana Tidung
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Reading: Epidemiolog Sebut Meski Kedaruratan Global Diakhiri, Covid-19 Tetap Ada
Share
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Font ResizerAa
  • Berita
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN BARAT
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN UTARA
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Opini
Search
  • Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
    • KALIMANTAN TENGAH
    • KALIMANTAN TIMUR
    • KALIMANTAN BARAT
    • KALIMANTAN UTARA
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Follow US
Copyright © 2024 Lentera Kalimantan By LIMBO. All Rights Reserved.
Home Epidemiolog Sebut Meski Kedaruratan Global Diakhiri, Covid-19 Tetap Ada
BeritaKesehatanNasional

Epidemiolog Sebut Meski Kedaruratan Global Diakhiri, Covid-19 Tetap Ada

lenterakalimantan.com
lenterakalimantan.com
Share
3 Min Read
Epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM-UI) Pandu Riono saat menyampaikan keterangan kepada wartawan usai konferensi pers Serologi Nasional 2023 di Gedung Kemenkes RI Jakarta, Jumat (3/2/2023). ANTARA/Andi Firdaus
Epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM-UI) Pandu Riono saat menyampaikan keterangan kepada wartawan usai konferensi pers Serologi Nasional 2023 di Gedung Kemenkes RI Jakarta, Jumat (3/2/2023). ANTARA/Andi Firdaus
SHARE

lenterakalimantan.com, JAKARTA – Epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM-UI) Pandu Riono mengemukakan Covid-19 tetap ada di tengah masyarakat.

Keberadaan penyakit menular mematikan itu tetap ada meski respons kedaruratan kesehatan global telah diakhiri.

“Sikap Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahwa Covid-19 bukan lagi kedaruratan kesehatan global, bukan berarti status Covid-19 berakhir, tapi menghadapi penyakit ini tidak diperlukan lagi respons darurat,” kata Pandu Riono di Jakarta seperti dilansir lenterakalimantan.com dari Antara, Jumat (5/5/2023) malam.

Menurut Pandu, yang diakhiri adalah kedaruratan kesehatan masyarakat yang meresahkan dunia (public health emergency of international concern/PHEIC) yang semula sebagai pengumuman resmi WHO tentang kejadian luar biasa serta berisiko mengancam kesehatan masyarakat.

Menurut Pandu, Indonesia merespons pengumuman WHO melalui penetapan status kedaruratan kesehatan masyarakat dan status kedaruratan bencana non-alam sebagai kebijakan politik pemerintah dalam merespons situasi pandemi di Indonesia.

Kebijakan politik itu berkaitan dengan pembiayaan pemerintah untuk program vaksinasi Covid-19 secara gratis, menanggung biaya perawatan pasien Covid-19, hingga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), kata Pandu menambahkan.

Dengan berakhirnya PHEIC, kata Pandu, maka Pemerintah Indonesia perlu segera mencabut kedaruratan kesehatan masyarakat dan lebih siap menghadapi situasi dalam negeri yang kembali normal.

“Penyakitnya masih ada dan mungkin virus tetap bermutasi, bukan berarti kita tidak waspada, kemungkinan kasus masih akan fluktuatif. Tapi karena sebagian besar penduduk dunia sudah divaksin, maka kekhawatiran kesakitan dan kematian di RS tidak setinggi di saat awal pandemi,” katanya.

Pandu mengingatkan Kementerian Kesehatan RI agar terus memperkuat survailens dan membuat edukasi kepada masyarakat, seperti vaksinasi booster yang harus berlanjut secara gratis sampai stoknya habis.

“Kalau orang sakit, masih tetap dirawat gratis karena obat dibeli pakai dana darurat, nanti bertahap apakah melalui asuransi pribadi atau BPJS,” katanya.

WHO pada hari ini telah menyatakan bahwa Covid-19 tidak lagi memenuhi syarat untuk dianggap sebagai darurat kesehatan global.

“Kemarin, Komite Darurat bertemu untuk ke-15 kalinya dan merekomendasikan kepada saya agar saya menyatakan berakhirnya darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional. Saya telah menerima nasihat itu,” kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus seperti yang dilansir BBC.

Terpopuler

Satu Korban Tenggelam di Sungai Danau Ditemukan Meninggal Dunia, Pencarian Korban Kedua Dilanjutkan Besok
Berita
Woow! Kopi Robusta Mangkara Dikembangkan di Tanah Laut
Berita
Hutan Galam Jadi Penambah Indahnya Panorama Alam Pantai JBG
Berita
Di Luar Areal Tambang, JBG Hijaukan DAS Tahura Seluas 3251 Hektar
Berita
Mehbob Menilai Kubu Muldoko Produksi Kebohongan Baru
Berita

You Might Also Like

Surat Edaran Vaksinasi Covid19 Usia 6-11Tahun di Balangan Direvisi

Pemko Beri Pengurangan Pajak Pokok dan Penghapusan Denda di Momen Harjad Banjarmasin

Wali Kota Banjarmasin Resmikan Mitra Diskon Swalayan di Jalan A Yani

Pesan Menteri Nusron kepada Jajaran Kanwil BPN Provinsi NTB dan Bengkulu: Kita Tata SDM Sesuai dengan Beban Kerja

Sah! 55 Anggota DPRD Kalsel 2024-2025 Diambil Sumpah-Janji

Dukung Rasio Desa Berlistrik 100% Tahun 2027, Dinas ESDM dan PLN Kalselteng Perkuat Sinergi

Gugatan KSP Moeldoko Tidak Punya Legal Standing

Gubernur Muhidin Resmikan Amanah Fertility Centre

Perkuat Kualitas Alumni, Uniska Banjarmasin Gelar Bimtek Tracer Study Se-Kalsel

Bupati Kapuas Hadiri Peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Kalteng

TAGGED:Covid-19EpidemiologEpidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM-UI)JAKARTAPandemi Covid-19
Share This Article
Facebook X Flipboard Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Aktivitas jual daging ayam ras. Foto-ANTARA/Dedi Dibandingkan Jumlah Kebutuhan Masyarakat, Stok Daging Ayam di Kalteng Surplus
Next Article H. Akhmad Nasa'i sampaikan maklumat ancaman cuaca panas ekstrem, melalui surat edaran per tanggal 3 Mei 2023. (Sumber : Dinkes PPKB Balangan) for LK 5W 1H Hadapi Cuaca Panas Ekstrim Dinkes PPKB Keluarkan SE

Latest News

Dua Bocah Hilang Diduga Tenggelam di Sungai Danau Satui, Tim SAR Gabungan Sisir Lokasi
Berita Juni 14, 2026
barongsai
Klarifikasi Isu Rp150 Juta, Barongsai Kalsel Tegaskan KONI Tanah Laut Tak Pernah Minta Dana
KALIMANTAN SELATAN Juni 13, 2026
Hutan Kaltim Jadi Aset Ekonomi Masa Depan, Perdagangan Karbon Hasilkan Jutaan Dolar
Berita Juni 13, 2026
Hj Ananda
Hj Ananda Serahkan Berkas Pencalonan Ketua PMI Banjarmasin, Sebut Penuhi Nazar dan Aspirasi Relawan
KALIMANTAN SELATAN Juni 13, 2026
plinko gamethorfortune casinothorfortunethorfortunechicken road game
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Follow US
© 2026 Lentera Kalimantan. All Rights Reserved. Designed by HCD
  • INFO REDAKSI
  • Contact Us
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Kode Etik
  • SOP WARTAWAN
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?